Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Global Mediacom Anggarkan Belanja Modal USD40 Juta di 2015

Rachmad Faisal Harahap , Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2015 |20:46 WIB
Global Mediacom Anggarkan Belanja Modal USD40 Juta di 2015
RUPS BMTR (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekira USD30-40 juta untuk mendukung bisnisnya pada 2015. Hal itu disampaikan oleh Direktur Perseroan Syafril Nasution.

Menurut Syafril, dana belanja modal tahun ini akan bersumber dana hasil kombinasi antara kas internal dan pinjaman perbankan. Adapun porsinya, bisa sekira 60 persen-70 persen dari pinjaman perbankan, dan sisanya sekira 30 persen-40 persen dari kas internal perusahaan.

"Ada banyak bank baik lokal maupun asing yang sudah berkomitmen untuk memberikan kredit kepada perusahaan, mengingat kinerja perusahaan selalu tumbuh dari tahun ke tahun," ujar Syafril, di MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur BMTR Handhianto Suryo Kentjono menjelaskan, sekira USD20 juta dana capex akan digunakan untuk mendukung bisnis PT MNC Sky Vsion Tbk (MSKY). Selain itu, dana capex juga akan dialokasikan untuk tambahan pembangunan gedung dan lain-lain.

"Kalau yang untuk MNC Sky Vision, dana itu akan dipergunakan terutama untuk pembelian decoder dan upgrade peralatan kita dan penambahan jumlah channel," ucap Handhianto.

Seiring jalannya ekspansi, perusahaan menargetkan adanya pertumbuhan pendapatan sebesar 10 persen. Namun menurutnya, tercapainya target revenue tersebut terutama masih tergantung dengan kondisi makro ekonomi global.

"Awalnya revenue kami target tumbuh 10 persen, namun kita masih melihat kondisi ekonomi makro. Jika kondisi makro ekonomi baik, kami optimistis target akan tercapai. Kami juga melihat demand konsumen, karena berdampak ke belanja iklan," ungkapnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement