JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah. Pagi ini, IHSG dibuka melemah 7,09 poin atau 0,1 persen ke 5.230,31.
IHSG membuka perdagangan dengan 17 saham menguat, 20 saham melemah dan 7 saham stagnan. Pagi ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp24,11 miliar dari 4,41 juta lembar saham diperdagangkan.
Analis OSO Sekuritas Supriyadi mengatakan, sektor konsumsi masih cukup dapat menjadi rekomendasi di saat terjadi penurunan seperti ini. "Menurut saya tidak bisa generalisir penurunan tersebut dimana IHSG cenderung mixed," kata dia di MNC Power Breakfast, Kamis (28/5/2015).
Indeks LQ45 turun 1,8 poin atau 0,2 persen menjadi 908,42, Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,39 poin atau 0,2 persen menjadi 705,77, indeks IDX30 turun 1,12 poin atau 0,2 persen menjadi 469,98, dan indeks MNC36 turun 0,67 poin atau 0,2 persen menjadi 285,31.
Sektor-sektor penggerak IHSG bergerak dua arah, dengan penguatan tertinggi di sektor pertambangan naik 0,3 persen. sedangkan pelemahan tertinggi di sektor konsumsi turun 0,4 persen.
Di Asia, indeks Hang Seng turun 2 poin menjadi 27.452, indeks Nikkei naik 23 poin atau 0,1 persen menjadi 20.574, dan indeks Straits Times turun 0,7 persen menjadi 3.413.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) naik Rp325 atau 1,3 persen ek Rp24.950, saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp75 atu 1,4 persen ke Rp5.575, dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp50 atau 0,4 persen ke Rp14.200.
Sedangkan saham-saham yang bergerak di deretan top losers, antara lain saham PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) turun Rp400 atau 6,6 persen ke Rp5.700, PT Matahari Dept. Store Tbk (LPPF) turun Rp250 atau 1,4 persen ke Rp17.200 dan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk(ITMG) turun Rp175 atau 1,2 persen ke Rp17.200.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.