Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jokowi Inginkan Sulteng Ekspor Stainless Stell dalam Tiga Tahun

Fakhri Rezy , Jurnalis-Sabtu, 30 Mei 2015 |10:42 WIB
Jokowi Inginkan Sulteng Ekspor <i>Stainless Stell</i> dalam Tiga Tahun
Jokowi Inginkan Sulteng Ekspor {Stainless Stell} dalam Tiga Tahun (Foto: dok. Okezone)
A
A
A

Presiden menyebutkan, jika diekspor dalam bentuk raw material nikel Sulteng hanya dihargai 30 USD per metric ton. Sementara kalau sudah diolah menjadi setengah jadi harganya naik drastis jadi 1.300 USD per metrik ton, dan kalau diekspor dalam bentuk stainless stell dihargai 2.600 USD per metrik ton.

“Ini akan memberi nilai tambah, akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Morowali. Bisa tanya ke gubernur berapa pertumbuhan ekonomi Morowali, 17 persen. Karena apa? Karena adanya investasi,” tutur Jokowi.

Presiden mengingatkan daerah-daerah lain agar memikirkan hal yang sama, jangan sampai mengekspor barang tambang dalam bentuk barang mentah. Namun harus diolah sehingga ada nilai tambah bagi negara kita.

Soal kemungkinan memberikan insentif bagi investor yang mau membangun smelter, Presiden Jokowi mengatakan, kalau memang memberikan nilai tambah semua akan dikalkulasikan. “Menteri Keuangan yang memberikan tax holiday, tapi pengajuannya ada hitung-hitungannya,” tutur Jokowi. (fsl)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement