"Logikanya berarti sampai Desember itu angkanya 60 ribuan begitu. berapa kemudian yang dari Tiongkok (China), itu 13 ribu. Nah jadi artinya mana yang namanya serangan itu. Jangan asbun (asak bunyi) loh, jangan takuti rakyat terus," tegas Hanif.
Menurut Hanif, yang terpenting saat ini adalah menciptakan situasi yang tenang dan memperbaiki iklim investasi.
“Dalam situasi begini kita harus ciptakan suasana yang kondusif, itu yang kami harapkan dari semua pihak, tetapi serangan banjir eksodus itu enggak ada," tukasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.