nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kelebihan Mesin Bor MRT Bernama 'Antareja'

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 21 September 2015 11:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 09 21 320 1217944 kelebihan-mesin-bor-mrt-bernama-antareja-EAGBGAHwpd.jpg Jokowi Resmikan Proyek MRT (Foto: Dani/Okezone)
JAKARTA - Hari ini, mesin bor bawah tanah pertama proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang bernama "Antareja" mulai beroperasi dari titik proyek MRT Patung Pemuda, Senayan, Jakarta. Peresmian ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 

Seperti dikutip dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (21/9/2015), per 31 Agustus 2015, penyelesaian proyek MRT Jakarta koridor Selatan-Utara Fase 1 (Lebak Bulus-Bundaran HI) secara keseluruhan telah mencapai 30 persen.

Rinciannya, pekerjaan proyek struktur layang sudah mencapai 18 persen dan struktur bawah tanah 43 persen. Secara umum, pekerjaan konstruksi yang tengah dilakukan saat ini antara lain pekerjaan pembuatan fondasi kolom jalur, dan stasiun layang, pekerjaan pembangunan boks stasiun bawah tanah, serta pekerjaan konstruksi depo MRT.

Sekadar informasi, mesin bor Antareja akan dioperasikan oleh kontraktor paket pekerjaan CP 104 dan 105 (Senayan-Setiabudi), yaitu SOW Joint Venture yang terdiri dari Shimizu, Obayashi, Wijaya Karya, dan Jaya Konstruksi. Mesin bor ini menggunakan teknologi Earth Pressure Balance (EPB) pertama di Indonesia yang diproduksi perusahaan Jepang bernama Japan Tunnel Systems Corporation (JTSC).

Mesin bor yang dioperasikan ini punya diameter kurang lebih 6,7 meter, total panjang 43 meter dan bobotnya 323 ton, mulai dari bagian kepala (cutterhead) hingga bagian akhir (backup cars). TBM ini akan mampu mengebor terowongan jalur bawah tanah MRT dengan kecepatan 8 meter per hari. Diperkirakan masa pengerjaan konstruksi jalur terowongan bawah tanah MRT dengan menggunakan mesin TBM ini akan berlangsung mulai September 2015-Desember 2016.

Mesin bor bawah tanah yang biasa disebut dengan Tunnel Boring Machine (TBM) pertama ini diberi nama Antareja dan nama ini merupakan pemberian Jokowi. Diharapkan mesin bor ini akan bekerja setangguh tokoh Antareja, putera Bima, dalam tokoh pewayangan.

Mesin ini merupakan mesin pertama yang dioperasikan dari empat mesin yang akan beroperasi dalam pekerjaan konstruksi proyek MRT Jakarta. Mesin bor pertama dan kedua telah berada di lokasi Patung Pemuda. Mesin bor pertama telah mulai beroperasi. Sedangkan mesin bor yang kedua saat ini sedang dalam proses perakitan dan akan segera beroperasi dalam waktu dekat.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini