Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rizal Ramli Minta Rekomendasi Tokoh Maluku soal Blok Masela

Hendra Kusuma , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2015 |13:13 WIB
Rizal Ramli Minta Rekomendasi Tokoh Maluku soal Blok Masela
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli akan bertemu dengan tokoh-tokoh penting Maluku. Pertemuannya, akan membahas mengenai keputusan pemerintah terkait pembangunan infrastruktur pengolahan gas pada Blok Masela, Maluku.

Saat ini, Kementerian ESDM telah menerima rekomendasi dari SKK Migas terkait pembangunan infrastruktur pengolahan gas pada Blok Masela. Di mana, rekomendasi tersebut untuk membangun floating LNG atau LNG terapung. Sedangkan, Rizal lebih memilih untuk membangun pipanisasi pada Blok Masela.

Rizal menyebutkan, pertemuan dengan tokoh-tokoh asal Maluku, lantaran ingin menerima masukan terkait keputusan pemerintah pada Blok Masela.

"Sore ini kami akan menerima tokoh-tokoh Maluku, mereka tidak ingin kasus ikan terjadi lagi pada Blok Masela, ikan yang di ekspor banyak dari Maluku tapi masyarakatnya tidak dapat apa-apa," kata Rizal saat acara Seminar Kesiapan Bangsa dan Strategi Menghadapi Krisis Energi Nasional di Djakarta Theatre, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Menurut Rizal, pemerintah harus benar-benar memikirkan dampak dan manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar usai menentukan pembangunan infrastruktur apa yang akan dibangun pada Blok Masela.

Lanjut Rizal, pembangunan pipanisasi pada Blok Mahakam lebih menghidupkan perekonomian wilayah sekitar Maluku dibandingkan dengan floating LNG.

"Indonesia Timur akan hidup, ini ada pejabat yang kebeliger, jangan kebangetan rakyat kita belajar dari pengalaman yang lama, ini kesempatan yang untuk membangun kota Balikpapan yang baru, kalau untuk Maluku saja mereka bisa hidup mewah, ladang abadi ini (Blok Masela) banyak juga ladang yang potensial," tutupnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement