Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Garuda Rugi USD8 Juta karena Kabut Asap

Hendra Kusuma , Jurnalis-Jum'at, 30 Oktober 2015 |09:22 WIB
Garuda Rugi USD8 Juta karena Kabut Asap
Ilustrasi pesawat Garuda. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) merugi hingga USD8 juta dikarenakan banyaknya penerbangan yang terganggu akibat dampak kabut asap di beberapa wilayah di Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan, sepanjang periode September-Oktober telah terjadi 120 ribu pembatalan penerbangan yang dilakukan para pelanggan Garuda.

"Jadi memang kontribusi terganggunya asap kemarin di September-Oktober kita kehilangan opportunity sekitar USD8 juta. Karena lebih dari 120 ribu penumpang membatalkan penerbangan dan tentu ini menjadi bagian penting buat kita untuk melakukan antisipasi-antisipasi," kata Arif di Kantor Pusat Garuda Indonesia, Jakarta, Kamis (29/10/2015) malam.

Arif menuturkan, penerbangan Garuda Indonesia yang paling terdampak oleh kabut asap adalah Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan. Adapula beberapa wilayah lain, seperti Timika di Papua. "Itu sempat mengganggu kita, persentasenya 5 persen," tambahnya.

Mengatasi hal tersebut, Dikatakannya, Garuda Indonesia telah melakukan optimalisasi rute-rute yang terdampak dengan melakukan pemindahan sebagian penerbangan.

"Tapi itu tidak bisa semaksimal mungkin, tetap ada costnya, ke rute padat-padat seperti Denpasar, Makasar, Surabaya, dan Balikpapan," tutupnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement