nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bill Gates Kucurkan Miliaran Dolar AS untuk Energi Bersih

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2015 00:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 12 03 320 1260398 bill-gates-kucurkan-miliaran-dolar-as-untuk-energi-bersih-IdYislSFeI.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)


NEW YORK - Bill Gates telah mengajak sejumlah investor multinasional untuk mau mengucurkan uang miliaran dolarnya ke dalam program energi bersih. Adapun usaha terbarunya bernama Breakthrough Energy Coalition atau Koalisi Terobosan Energi ini diserukannya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim di Paris bersama Presiden AS, Barrack Obama dan Presiden Prancis, Francois Hollande.

Dana program energi bersih tersebut akan diberi oleh kelompok yang mencakup lebih dari 12 entitas publik dan swasta, termasuk pemerintah nasional, miliarder dermawan, pengelola dana investasi dan CEO perusahaan teknologi dari Silicon Valley. Selain berasal dari negara AS, China, dan India, mereka juga termasuk Australia, Brasil, Kanada, Chili, Denmark, Prancis, Jerman, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Norwegia, Arab Saudi, Swedia, Uni Emirat Arab (UEA) dan Inggris. Mereka semua berkomitmen untuk menggandakan pengeluaran mereka pada pengembangan energi bebas karbon selama lima tahun ke depan dalam upaya yang dijuluki “Mission Innovation”.

"Teknologi terbarukan yang kita miliki saat ini, seperti angin dan matahari, telah membuat banyak kemajuan dan bisa menjadi salah satu cara untuk energi nol-karbon di masa depan. Tetapi mengingat skala tantangan, kita harus menjelajahi banyak jalan yang berbeda dan itu berarti kita juga perlu menciptakan pendekatan baru," kata Gates, dilansir dari laman CNN.

“Anda perlu inovasi sehingga biaya bersih lebih rendah dari generasi energi berbasis batubara,” tambah Gates.

Menurut Gates, biaya lebih rendah dari energi bersih untuk membuatnya lebih kompetitif dengan bahan bakar fosil adalah cara terbaik untuk mendapatkan negara-negara miskin untuk beralih tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi. Energi bersih juga dapat menciptakan AC, lemari es, kompor dan pupuk lebih terjangkau bagi masyarakat miskin.

“Semua hal ini yang memungkinkan untuk gaya hidup modern sangat sarat akan intensif energi,” lanjut dia.

Bahkan, Presiden AS, Obama menyebut usaha Gates sebagai sebuah inisiatif terobosan baru dari pihak publik-swasta.

Menurut data pemerintah, AS hanya menghabiskan sekitar USD5 miliar untuk melakukan R&D energi. Angka tersebut kecil bila dibandingkan dengan USD31 miliar untuk penelitian kesehatan dan USD70 miliar untuk penelitian pertahanan.

"Perusahaan swasta pada akhirnya akan mengembangkan terobosan energi ini, tapi pekerjaan mereka akan bergantung pada jenis penelitian dasar yang dapat mendanai hanya lah pemerintah," tambah Gates.

Tidak ada tujuan dana tertentu bagi investor swasta dalam inisiatif Gates ini. Akan tetapi, dana-dana yang terkumpulkan akan mewakili miliaran uang untuk setiap benih-benih ide yang menjanjikan dalam produksi energi bersih skala besar.

Dana tersebut akan berinvestasi secara luas dan fokus pada lima bidang utama: pembangkit listrik dan penyimpanan, transportasi, penggunaan industri, pertanian dan proyek-proyek yang membuat sistem energi yang lebih efisien. Misalnya, Gates mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan dalam jenis baru dari baterai - "aliran baterai" - yang konon katanya akan lebih berhasil dari teknologi baterai saat ini.

Menurut Gates, tujuannya adalah untuk memacu teknologi energi bersih sembari memerangi perubahan iklim dengan menjaga suhu global dari kenaikan lebih dari 2 derajat. Mengurangi ketergantungan global terhadap bahan bakar fosil, tambah Gates, juga memiliki potensi untuk manfaat ekonomi besar-besaran.

"Ini akan membantu jutaan orang keluar dari kemiskinan dan menjadi lebih mandiri," tulis Gates.

"Dan itu akan menstabilkan harga energi, yang akan berdampak lebih besar pada perekonomian global karena lebih banyak orang datang untuk mengandalkan energi dalam kehidupan sehari-hari mereka." tambah dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini