Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SKK Migas Patok Target Lifting Minyak Lebih Rendah dari APBN 2016

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Minggu, 20 Desember 2015 |15:20 WIB
SKK Migas Patok Target <i>Lifting</i> Minyak Lebih Rendah dari APBN 2016
(Foto: Okezone)
A
A
A

CIREBON - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) minyak di Indonesia telah menetapkan target lifting minyak pada 2016. Namun target yang ditetapkan lebih kecil ketimbang target lifting minyak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Jika dalam APBN 2016 target lifting minyak dipatok 830 barel per day (bpd), SKK Migas memasang target lifting minyak di level 826 bpd.

Bahkan target produksi yang ditetapkan SKK Migas di bawah proyeksi yang diajukan KKKS minyak yang beroperasi di dalam negeri sebesar 833 ribu bpd.

Mengenai penetapan target tersebut, Kepala Bagian Humas SKK Migas Elan Biantoro mengatakan, sejatinya SKK Migas ingin menetapkan target lifting minyak yang sama dengan APBN 2016.

"Tapi, hasil pembahasan tentu harus lebih realistis," kata dia, Minggu (19/12/2015).

Dia menilai, target ditetapkan dengan mencermati semua komponen. Terutama dalam proyeksi yang diajukan KKKS, biasanya ada hal-hal yang tidak terlihat oleh perusahaan.

"Dan kalau ini dijalankan, (target produksi minyak) enggak tercapai," sebut dia.

"Apakah ini berarti tahun depan (produksi minyak) 900 ribu (bph)? Tidak. Sebab, lapangan-lapangan minyak lain secara natural mengalami penurunan produksi minyak rata-rata mencapai 20-30 persen," tukas dia.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement