Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Krisis Keuangan, Arab Saudi Pangkas Subsidi Gas, Listrik hingga Air

Raisa Adila , Jurnalis-Kamis, 07 Januari 2016 |05:32 WIB
Krisis Keuangan, Arab Saudi Pangkas Subsidi Gas, Listrik hingga Air
Ilustrasi : Reuters
A
A
A

JAKARTA - Perhatian dunia saat ini tengah fokus pada konflik Arab Saudi dengan Iran. Padahal, banyak orang Saudi prihatin tentang "bom ekonomi" yang terjadi di negaranya.

Hal tersebut karena pemerintah memotong sejumlah tunjangan bagi warganya. Pasalnya, terjadi krisis kas negara yang begitu mengerikan.

"Mereka telah mengumumkan pemotongan subsidi yang akan menyakiti setiap satu orang Saudi," kata Mantan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Arab Saudi, Robert Jordan melansir CNN, Kamis (7/1/2015).

Pemotongan subsidi tersebut, berupa kenaikan harga gas yang sebesar 50 persen. Padahal, harga gas di Arab Saudi terbilang paling muyrah di dunia.

"Biaya penggunaan gas hanya 16 sen per liter di Arab Saudi, salah satu harga termurah di dunia. Banyak orang Saudi mengendarai SUV besar dan tidak memiliki konsep hemat gas," kata Jordan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement