Image

Rumah Limas Asli Palembang Ini Berumur Ratusan Tahun

MNC Media, Jurnalis · Jum'at 18 Maret 2016, 17:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 03 18 470 1339708 rumah-limas-asli-palembang-ini-berumur-ratusan-tahun-giiR8XfkKe.jpg Foto: pergiberwisata.com

PALEMBANG - Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan budaya. Setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing termasuk rumah adat.

Salah satu rumah adat asal Palembang, yakni Rumah Bari atau Rumah Limas kini keberadaannya terus dilestarikan. Salah satunya adalah milik keluarga Sayyid Abdurahman Al Habsy, yang kini menjadi salah satu koleksi di Museum Balaputra Dewa.

Rumah panggung tersebut sudah ada sejak abad ke-18. Sebelum dipindahkan ke Museum Balaputra Dewa, rumah hasil karya masyarakat Kabupaten Ogan Ilir ini terletak di kawasan Ilir Barat 2, tepatnya di belakang kantor Walikota Palembang.

Kini rumah yang menjadi ikon dari uang pecahan Rp10.000 itu menjadi koleksi di Museum Balaputra Dewa, di Jalan Srijaya, KM. 5 Palembang pada 1985 yang tidak mengalami perubahan bentuk dari aslinya.

Pada bagian dalam ruangan terdapat beberapa koleksi yang tak kalah menarik, beberapa kursi peninggalan kerajaan Palembang darussalam tertata rapi dan terawat menghiasi ruangan rumah dengan 6 kamar tidur. Juga terdapat timbangan pengantin di depan kursi utama.

Warna warni bantal menghiasi tempat tidur yang mencerminkan derajat pemilik rumah, yaitu semakin tinggi semakin tinggi pula derajat pemiliknya. Kain sutra tergantung menghiasi ruang kamar utama ini, sandal dari bahan songket, kursi kayu kuno turut menambah keanggunan ruangan ini.

Selain itu juga terdapat lampu minyak cantik peninggalan jaman Belanda yang berada di sudut kamar, turut menambah keapikan bagian dalam ruangan rumah yang sudah berumur ratusan tahun ini.

Sebagai penghargaan, koleksi kebanggaan Museum Balaputra Dewa Sumatera Selatan, kemudian di abadikan mendampingi gambar Sultan Mahmud Badaruddin 2 pada sisi depan uang pecahan Rp10 ribu.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini