JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan tahun ini akan membangun 113 ribu unit rumah sebagai lanjutan dari program sejuta rumah.
Direktur Jenderal Perencanaan Penyediaan Perumahan, Ditjen Penyediaan Perumahan Dedi Permadi mengungkapkan, namun hingga saat ini progres fisiknya baru mencapai 0,43 persen.
"Tahun ini dari target kita belum ada yang jadi, karena baru selesai proses lelang, tapi penyerapan anggarannya sudah 7,6 persen," ujar Dedi, saat konferensi pers Kebijakan dan Strategi Penyediaan Perumahan, di Jakarta, Senin (28/3/2016).
Dedi menuturkan, target tersebut dijadwalkan selesai pada Oktober tahun ini. "Baru Maret ini kita bisa kontrak, penyerapan uang muka bisa 10 sampai 20 persen," tuturnya.
Untuk diketahui, menurut catatan dari Ditjen Penyediaan Perumahan, Kementerian PUPR, terdapat backlog kepemilikan rumah sebesar 13,5 juta unit rumah pada tahun 2014. Berdasarkan RPJMN 2015 - 2019 backlog penghunian rumah sebesar 7,6 juta unit, serta 5,9 juta yang sudah menghuni namun bukan rumahnya alias sewa, serta 3,4 juta unit yang tidak layak huni.
(Rizkie Fauzian)