Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembangunan Rumah Khusus, Pemerintah Anggarkan Rp7,6 Triliun

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Senin, 28 Maret 2016 |19:04 WIB
Pembangunan Rumah Khusus, Pemerintah Anggarkan Rp7,6 Triliun
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah menargetkan pada akhir tahun 2019 jumlah backlog kepemilikan rumah berkurang menjadi 6,8 juta unit, sedangkan backlog penghunian rumah menjadi 5 juta unit, serta tidak layak huni berkurang menjadi 1,9 juta unit.

Untuk mencapai target tersebut pemerintah menyiapkan anggaran sekira pada tahun ini sekira Rp7,6 triliun, sedangkan untuk tahun depan meningkat sekira Rp8 triliun.

"Tapi untuk 2018 dan 2019 turun karena memang tidak terlalu banyak rumah dibangun, puncaknya itu pada 2017," ujar Direktur Perencanaan Penyediaan Perumahan, Ditjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dedi Permadi, di Jakarta, Senin (28/3/2016).

Sedangkan, penyerapannya lanjut Dedi mengatakan, hingga saat ini mencapai 7,6 persen dari anggaran tahun 2016.

Sebelumnya seperti yang sudah disampaikan, pencapaian fisik pembangunan dari Ditjen Penyediaan Perumahan baru mencapai 0,43 persen. "Sedangkan penyerapannya baru untuk uang muka," pungkasnya.

(Rizkie Fauzian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement