JAKARTA - Sekira 20.000 nelayan akan menggelar demo di Jakarta hari ini. Salah satu tuntutannya yakni meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mundur. Demo tersebut sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan Menteri Susi lantaran dianggap telah menyengsarakan nelayan.
Namun, aksi ini ditanggapi dingin oleh Menteri Susi. Dia justru menyarankan pendemo untuk meminta langsung ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apalagi jika demo dilakukan hanya untuk mendesaknya turun dari jabatan.
Menurutnya, pada saat melakukan dekonstruksi pasti ada pro dan kontra. Namun dia menilai, nelayan sudah diberikan batas waktu menyesuaikan aturan penggunaan cantrang.
(Baca Juga Rizal Ramli: Banyak Mafia Perikanan Ingin Gusur Menteri Susi!)
Jatuh tempo yang diberikan sampai akhir 2016 pun ternyata masih dirasa kurang. Untuk itu, Susi mengatakan, bila ingin tawar menawar aturan tersebut langsung kepada Presiden Jokowi.
Di kesempatan yang berbeda, Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli membeberkan ada segelintir orang yang tidak senang dengan keberadaan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Rasa tidak suka segelintiran orang yang disebut mafia perikanan oleh Rizal Ramli ini muncul karena kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Menteri Susi. Mantan Menko Perekonomian ini menyebut mafia perikanan melakukan sejumlah loby politik agar Susi keluar dari jajaran kabinet.
(Baca Juga Nelayan: Awalnya Kebijakan Menteri Susi Bikin Galau)
Sekadar informasi, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengevalusi kebijakannya. Sebab, JK menilai kebijakan Susi membuat produksi pengolahan ikan menurun.
Namun, Susi mengklaim selalu berdiskusi dengan Presiden untuk menerapkan berbagai kebijakan yang telah dibuatnya, untuk menghindari kesalahpahaman.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.