nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

INSPIRASI BISNIS: Mantan TKW Sukses Geluti Usaha Kripik Pisang Ngapak

MNC Media, Jurnalis · Kamis 21 April 2016 06:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 04 20 320 1368296 inspirasi-bisnis-mantan-tkw-sukses-geluti-usaha-kripik-pisang-ngapak-qhYlmAxSd3.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)


JAKARTA - Berbekal semangat kartini dan keinginan menggali potensi desanya, seorang mantan tenaga kerja wanita (TKW) asal desa Bulusan Kecamatan Gandrung Mangu Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah Puji Febriawati sukses menjadi seorang pengusaha kripik pisang bermerek Ngapak-Ngapak.

Puji tidak sendiri dalam membangun usahanya, dia melibatkan para santri pondok Mental Tobat dan rekanya seorang pengusaha camilan dengan merk dagang I You Me yang tinggal di Yogyakarta. Dalam sebulan pihaknya mampu memproduksi antara 700-1000 kemasan.

“Bahanya dari pisang kapok kuning dan kapok putih. Pisang dibersihkan beberapa kali untuk menghilangkan getah yang ada, setelah itu digoreng lalu masuk alat press untuk mendapatkan kripik renyah dan tahan lama. Setelah itu baru diberikan rasa pedas di aduk secara manual,” terangnya.

Sepintas produk kripik pisang Ngapak Nagapak sama dengan kripik pisang lainnya, yang membedakan kripik pisang ini memiliki rasa yang beragam mulai dari rasa pedas yang mempunyai level 3 hingga 10, coklat dan barbeque. Selain itu dalam pengemasannya produk kripik ini menggunakan alat pres agar kerenyahan kripik terjaga lama.

“Bahan baku pisangnya juga harus fresh, mengorengnya juga dengan miyak nabati pilhan,” imbuhnya.

Setiap kemasan dibanderolnya dengan harga Rp10 ribu. Puji mengaku hanya menjual produknya melalui internet. Meskipun demikian dia sempat menerima pesanan dari Hongkong, Taiwan, Singapura dan Brunei Darussalam. Setiap bulan dirinya mampu menjual 700-1.000 bungkus.

“Untuk pemasaranya sendiri kita merambah ekonomi mengah ke atas tentunya dengan kualitas rasanya perlu perbandingan yang signifikan. Kemudian sudah ada beberapa pesanan datang dari luar negeri. Untuk seluruhnya pemasaranya lewat online baik Facebook, Instagram danTwiter,” pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini