BANJARMASIN - Penjualan produk unggulan dari kerajinan tangan narapidana di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan Kalimantan Selatan dalam pameran di lantai dasar gedung Plaza Industri Kemenperin Jalan Gatot Subroto Kav-53 Jakarta melampaui target.
"Memang benar dari hasil yang kami dapat penjualan produk buatan napi dari lapas dan rutan Kalsel telah melapui target per harinya," kata Kepala Lapas Klas III Tanjung Kalsel Teguh Suroso, di Jakarta, saat dihubungi dari Banjarmasin, Jumat (22/4/2016).
Ia mengatakan, hasil dari penjualan produk unggulan buatan para napi di lapas/rutan Kalsel melampaui target di atas Rp15 juta per hari.
[Baca juga: Peluang Terbuka Lebar, Pelaku UKM Didorong Lakukan Ekspor]
Pada hari pertama pameran Selasa, 19 April lalu dan hari kedua Rabu, 20 April, hasil penjualan mencapai Rp30 juta, dan terjadi penurunan di hari ketiga mencapai Rp15 juta.
Diharapkan akan terjadi lonjakan transaksi lagi, mengingat hari Jumat ini merupakan hari penutupan, sehingga diberikan harga khusus bagi pengunjung yang datang ke stan Kalsel dalam pameran tersebut.
"Mari kunjungi stan Kanwil Kemenkumham Kalsel di gedung Kemenperin lantai dasar," ujar Gusti selaku penangungjawab pameran perwakilan Kanwil Kemenkumham Kalsel itu pula.
Dia menyebutkan, banyak produk unggulan yang laris terjual, di antaranya tikar dari rotan, roti, tas rajutan serta kalung dari bahan tali dan beberapa aksesori lainnya.
Pameran tersebut terlaksana berkat kerja sama Kementerian Hukum dan HAM Kalsel dengan Kementerian Perindustrian serta sekaligus sebagai ajang memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-52.
(Raisa Adila)