Ditemui pada saat yang sama, Direktur Jenderal Energi Baru dan Terbarukan dan Konservasi Energi Rida Mulyana mengungkapkan, pada tahun 2020, porsi bahan bakar nabati dalam solar akan ditingkatkan hingga 25 persen. Sehingga, akan semakin besar konsumsi bahan bakar fosil yang dapat ditekan dengan adanya pengalihan energi ini.
"2020 nanti sudah menjadi 25 (persen). Saat ini produksi CPO Indonesia sangat cukup. Jadi dapat dimanfaatkan," kata Rida.
Dengan begitu, selain berdampak pada pengurangan konsumsi bahan bakar fosil, kebijakan ini juga dapat meningkatkan perekonomian petani kepala sawit.
"Harga CPO kan naik terus. Jadi ini juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)