INSPIRASI BISNIS: Strategi Kebab Turki Baba Rafi Kalahkan Kompetitor

Danang Sugianto, Jurnalis · Senin 02 Mei 2016 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 29 320 1376482 inspirasi-bisnis-strategi-kebab-turki-baba-rafi-kalahkan-kompetitor-tXVinKJGqX.jpg Foto: Baba Rafi

JAKARTA - Kebab Turki Baba Rafi merupakan salah satu pionir hadirnya panganan ala timur tengah tersebut sebagai sebuah bisnis di Indonesia. Tentu sebagai generasi pertama, merek ini sudah mendulang kesuksesan, namun seiring berjalannya waktu bisnis kebab mulai menjamur. Pemainnya bukan dari lokal tapi juga pengusaha asing.

Founder sekaligus Presiden Direktur Kebab Turki Baba Rafi Hendy Setiono mengakui, seiring berjalannya waktu peta persaingan di bisnis kebab semakin ketat. Namun dia mengaku tidak hanya menganggap bisnis sejenis sebagai kompetitor tapi juga sektor bisnis lain seperti teknologi yang berhubungan dengan kuliner.

"Sebenarnya kita harusnya jangan melihat kompetitor dari hanya segmen sejenis saja, bagi saya kompetitor bukan hanya kebab saja, tapi dengan perubahan life style sekarang justru orang ngetren pesen makanan via online. Kemudian muncul adanya online cathering, ada juga Go-Food layanan antar makanan. Itu semakin mempermudah customer beli makanan," kata dia kepada Okezone di Jakarta.

Menurutnya, dengan adanya perkembangan teknologi tersebut juga cukup berdampak pada bisnis kuliner konvensional. Pasalnya dengan kemudahan teknologi masyarakat semakin malas untuk mengunjungi gerai ataupun restoran guna membeli makanan yang diinginkan.

"Jadi tidak perlu lagi mereka datang capek-capek mengantre, atau pengusahanya buka cabang di banyak tempat. Dengan sistem online sudah bisa. Makanya kita harus beradaptasi dengan itu," imbuhnya.

[Baca juga: Bosan Jadi Karyawan, Pria Ini Banjir Rezeki dari Tas Kulit]

Oleh karena itu, Hendy mengaku langsung merespons pola pergeseran gaya hidup masyarakat tersebut. Bahkan ketika layanan Go-Food dari Go-Jek hadir, tidak pikir panjang dia langsung mengikutsertakan Kebab Turki Baba Rafi di dalamnya.

Bukan hanya itu, Hendy juga melakukan inovasi dengan menciptakan kebab dalam bentuk frozen. Sehingga produknya bisa dijual melalui media internet.

Produk frozennya tersebut dijual di beberapa market place di situs e-commerce seperti Lazada. Selain itu untuk mendorong penjualannya Hendy juga meluncurkan website sendiri yang juga melayani pembelian produk secara online.

"Kalau kita bicara kompetitor ya kompetitor itu adalah kita harus bisa beradaptasi dan justru harus bisa ikut ke dalam pola tersebut," tutupnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini