JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia. Bahkan, untuk kopi robusta, Indonesia saat ini menduduki peringkat tiga eksportir terbesar di dunia dengan kualitas terbaik.
Namun, saat ini Indonesia masih belum dapat menentukan sendiri harga kopi pada tingkat perdagangan global. Padahal, menurut Wakil Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), Pranoto Soenarto, saat ini kopi Indonesia telah diekspor 400.000 ton per tahun.
"Produksi kopi di Indonesia itu mencapai 600.000 ton per tahun, 400.000 ton itu impor. Malahan kita itu adalah eksportir kopi nomor 4 di dunia. Tapi belum bisa menentukan harga," jelasnya saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (3/6/2016).
Saat ini, lanjutnya, harga kopi robusta dikendalikan oleh bursa berjangka di London dan kopi arabica dikendalikan bursa berjangka di New York. Hal ini pun dikemukakan oleh pengusaha eksportir kopi. Pasalnya, negara tersebut bukanlah merupakan penghasil kopi namun justru berhasil menentukan harga kopi.
Keadaan ini berdampak pada rendahnya harga kopi. Padahal, saat ini jumlah produksi kopi telah menurun.