Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bank Mandiri Siapkan Instrumen Penampung Dana Repatriasi Tax Amnesty

Feby Novalius , Jurnalis-Rabu, 15 Juni 2016 |20:36 WIB
Bank Mandiri Siapkan Instrumen Penampung Dana Repatriasi <i>Tax Amnesty</i>
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A


JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengaku telah siapkan berbagai instrumen penampung dana repatriasi dari penerapan kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty. Secara estimasi masuknya dana repatriasi Bank Mandiri akan mengikuti apa ditetapkan Bank Indonesia (BI).

Berdasarkan hitungan BI, dana repatriasi masuk USD200 miliar atau sebesar Rp2.600 triliun. Bila yang masuk hanya 20 persennya saja, maka dana repatriasi masuk sekira Rp500 triliun dan dana ini cukup realistis akan masuk.

"Banyak yang sudah kita siapkan. Baik itu di Indonesia maupun yang ada di Singapura sudah kita siapkan. Kita harapkan memang nantinya dibuka seluas mungkin instrumen yang ada dan memang harapannya uang itu diinvestasikan di Indonesia, baik itu dalam bentuk bonds dan equity," ujar Direktur Treasury and Market Mandiri Pahala N Mansury di Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Pahala menambahkan, bila memang nantinya ada lock up dana repatriasi dalam periode, Bank Mandiri telah siapkan bonds ataupun MTN dan surat berharga lain yang punya tenor yang kurang lebih sama dengan masa lock up periode yang diharapkan pemerintah untuk bisa dianggap sebagai repatriasi.

"Jadi baik itu bonds, equity, EBA (Efek Beragun Aset), DIRE, dan saham. Mandiri cukup beruntung karena kita grup punya perusahaan manajemen investasi, sekuritas, bank dan kita juga pikirkan bagaimana set up special deposit account. Itu memang akun yang mau kita set up kalau misalnya memang dibutuhkan untuk menampung uang selama masa lock up periode," terangnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement