"Karena kalau kaca mata mereka lihatnya DP cukup, dan mereka bisa nyicil enggak? Karena kan bukan investor tapi end user, jadi pokoknya gaji masuk punya uang DP dia cepat beli rumah," kata dia.
Olivia menambahkan, untuk saat ini porsi KPR untuk pembeli kelas menengah bawah sebesar 90 persen, namun untuk pembeli di kelas menengah atas sebesar 50 persen. (Baca juga: Metropolitan Land Anggarkan Rp70 Miliar untuk Landbank)
"Tapi menengah atas memang tidak terlalu banyak penjualannya," pungkasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.