Ekspor Wilmar Dumai Turun Imbas Perekonomian

ant, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2016 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 30 320 1429482 ekspor-wilmar-dumai-turun-imbas-perekonomian-CHaS2BdPom.jpg (Foto: The Star)

DUMAI - PT Wilmar Dumai-Pelintung ikut terimbas lesunya perekonomian global, lantaran sekarang aktivitas ekspor minyak kelapa sawitnya ke berbagai negara mengalami penurunan drastis dibanding biasa.

General Manager PT Wilmar Dumai-Pelintung, Tenang Sembiring, mengatakan bahwa dampak ekonomi melambat ini mengharuskan perusahaan melakukan langkah efisiensi dan rasionalisasi, namun tetap terus meningkatkan kinerja optimal dalam mencapai target produksi.

"Perusahaan ikut terkena pengaruh kondisi perekonomian melesu saat ini, dan berdampak terhadap "market", bahkan beberapa pabrik harus berhenti produksi sementara," kata Tenang, Kamis (30/6/2016).

Dijelaskan dia, meski terimbas kondisi perekonomian, namun perusahaan dipastikan tetap bertahan dan konsisten tidak melakukan pengurangan tenaga kerja karena masih bisa disiasati dengan kebijakan penghematan.

Dampak terberat yang dirasakan perusahaan industri minyak mentah kelapa sawit dan turunannya ini adalah tingginya ongkos produksi, ditambah daya beli menurun karena harga minyak dunia turun.

"Upaya efisiensi dilakukan dengan menekan biaya produksi dan meningkatkan optimalisasi kerja karyawan agar pengaruh ekonomi tidak terlalu berdampak buruk terhadap perusahaan," ujarnya.

Perusahaan dengan aktivitas ekspor CPO dan turunan terbesar ke negara China, India dan Belanda, lanjut dia, diharapkan tetap bisa berkompetisi di tengah pasar ekonomi sulit dengan cara meningkatkan kualitas dan profesional dalam bekerja.

Saat ini perusahaan Wilmar Dumai-Pelintung dengan lokasi kerja pabrik di kawasan Pelindo dan Kawasan Industri Dumai (KID) di Kelurahan Pelintung mempekerjakan 1.800 karyawan, di luar ribuan pekerja kontrak berasal dari mitra dan rekanan.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini