Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Portofolio Temasek Alami Kerugian USD14 Miliar

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Sabtu, 09 Juli 2016 |00:17 WIB
Portofolio Temasek Alami Kerugian USD14 Miliar
Ilustrasi dolar AS. (Foto: Okezone)
A
A
A

SINGAPURA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) milik Singapura, Temasek Holdings, mencatat penurunan nilai portofolio sekira 24 miliar dolar Singapura atau sebesar USD14 miliar. Portofolio mereka mengalami penurunan sekira 9 persen pada periode 31 Maret lalu.

Nilai portofolio Temasek jatuh ke 242 miliar dolar Singapura atau sekira USD180 miliar pada tahun fiskal lalu, dari sekira USD266 miliar atau USD194 miliar pada periode tahun sebelumnya. Ini adalah pertama kalinya nilai portofolio mereka turun sejak krisis keuangan global 2009.

Total shareholder return (TSR) tahunan selama 20 tahun turun menjadi 6 persen, dari 7 persen pada 2015. Imbal obligasi 10-tahun TSR dalam dolar turun menjadi 8 persen, dan untuk 6 persen dalam dolar Singapura.

Temasek's head of strategy, Michael Buchanan, mengatakan kondisi pasar global yang menantang dan belum stabil karena tekanan politik dari Brexit dan euro-skeptisisme dapat meningkatkan sisi negatif.

"Setiap kali Anda memiliki ketidakpastian politik, itu akan membebani keyakinan bisnis, belanja modal dan kepercayaan konsumen," katanya seperti dilansir dari CNBC.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement