Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inilah Kisah Mata Uang Pertama Indonesia ORI alias Oeang Republik Indonesia

Danang Sugianto , Jurnalis-Minggu, 21 Agustus 2016 |09:43 WIB
Inilah Kisah Mata Uang Pertama Indonesia ORI alias Oeang Republik Indonesia
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

Namun pada 6 Maret 1946, panglima Allied Forces for Netherlands East Indies (AFNEI) mengumumkan berlakunya uang NICA di daerah yang dikuasai sekutu. Hal ini menyebabkan kabinet Sjahrir berupaya untuk menindaklanjuti pengumuman NICA tersebut untuk mengedarkan ORI. Hanya saja, peredaran ORI tersebut membutuhkan dana.

Kemudian Menteri Keuangan setelahnya Ir. Surachman Tjokroadisurjo melakukan upaya membentuk Program Pinjaman Nasional dengan persetujuan BP-KNIP pada Juli 1946. Dia juga melakukan penembusan blokade dengan diplomasi beras ke India dan mengadakan kontrak dengan perusahaan swasta Amerika yang dirintis oleh para pengusaha Amerika Serikat yang dirintis oleh badan semi pemerintah bernama Banking and Trading Coorporations dibawah pimpinan Soemitro Djojohadikusumo.

Singkat cerita, pada 2 Oktober 1946, Menteri Keuangan kala itu Sjafruddin Prawiranegara, berusaha untuk menerbitkan uang sendiri. Saat itulah emisi pertama uang kertas ORI lahir pada 30 Oktober 1946, yang juga dikenal sebagai Hari Keuangan Republik Indonesia.

Pemerintah Indonesia menyatakan tanggal tersebut sebagai tanggal beredarnya ORI, di mana uang Jepang, uang NICA, dan uang Javasche Bank tidak berlaku lagi. ORI pun diterima dengan perasaan bangga oleh seluruh rakyat Indonesia. Mata uang yang dicetak itu ditandatangani oleh Alexander Andries Maramis. (dng)

(Raisa Adila)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement