JAKARTA - Bank Indonesia (BI) hari ini resmi meluncurkan BI Institute, yaitu lembaga internal BI yang berfungsi untuk mendidik pegawai BI agar dapat meningkatkan kualitas SDM. Selain itu, BI Institute juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas riset BI sehingga dapat berperan dalam percaturan ekonomi global.
Peresmian ini dilakukan dengan penekanan tombol oleh Gubernur BI Agus Martowardojo pada pukul 10.35 WIB. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPR Ade Komarudin, hingga tokoh lainnya seperti Chatib Basri, Boediono, dan ratusan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Agus Martowardojo mengungkapkan bahwa BI Institute harus dapat menjadi lembaga terkemuka di dunia. Indonesia pun diharapkan dapat bersaing dalam perekonomian global melalui riset dan peningkatan kualitas SDM yang dihasilkan oleh BI Institute.
[Baca juga: Luncurkan BI Institute, Bank Indonesia Gandeng The Fed]
"Ketidakmerataan hanyalah sebagian kecil masalah dari ekonomi yang kita hadapi. Kita harapkan BI Institute harus menjadi lembaga terkemuka dunia. Namun upaya itu tidak mudah dilakukan," kata Agus di Kantor Pusat BI, Jakarta, Senin (22/8/1016).
"Kami meyakini cita-cita pendiri bangsa akan menjadi bekal tanpa lelah untuk dicapai. Melalui BI Institute, dampak yang diberikan tidak hanya diberikan 10 tahun yang akan datang, tapi juga untuk selanjutnya," imbuhnya.
Nantinya, BI akan membangun kemitraan dalam pengoperasian kegiatan di BI Institute. Di antaranya adalah bank sentral negara lain seperti the Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) dan tokoh akademisi lainnya.
"Kemitraan strategis yang dibangun akan memperkaya kita. Ini juga berfungsi untuk membentuk ekonomi dunia yang lebih baik," tutup Agus.
(Raisa Adila)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.