3 BUMN Patungan Kucuri Pembiayaan Rp975 Miliar ke LEN

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Senin 29 Agustus 2016 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 29 320 1475897 3-bumn-patungan-kucuri-pembiayaan-rp975-miliar-ke-len-Mdtx8Id7BT.jpg Ilustrasi pemberian kredit. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Indonesia Infrastructure Finance (Persero), PT Bank Negara Indonesia Tbk, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sepakat menandatangani perjanjian pembiayaan sindikasi proyek Palapa Ring Paket Tengah senilai Rp975 miliar. Pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional tersebut menghubungkan seluruh wilayah Indonesia dapat direalisasikan.

Selain itu, dengan terpenuhinya kebutuhan pendanaan ini, maka PT LEN Telekomunikasi Indonesia akan dapat melanjutkan proses pembangunan proyek yang ditargetkan dapat beroperasional pada Maret 2018. Adapun pembiayaan antara lain IIF senilai Rp500 miliar, BNI senilai Rp280 miliar, dan SMI Rp195 miliar.

Presiden Direktur IIF Arisudono Soerono mengatakan, kesepakatan ini merupakan proyek kerjasama pemerintah badan usaha (KPBU) ke-3 Indonesia yang mencapai financial close. Hal ini membuktikan proyek infrastruktur dengan menggunakan skema KPBU semakin diminati dan dapat diterima oleh pihak swasta.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Korporasi BNI Herry Sidharta mengatakan, dukungan BNI dalam kredit sindikasi ini merupakan salah satu bentuk dukungan riil terhadap percepatan pembangunan proyek infrastruktur, termasuk dalam mendukung infrastruktur jaringan serat optik nasional.

"BNI turut serta mendukung proyek Palapa Ring Paket Tengah ini dan BNI akan terus mendukung proyek pemerintah termasuk Palapa Ring Paket Timur di mana BNI telah mendapatkan mandat sindikasi untuk pembiayaan proyek Palapa Ring Paket Timur tersebut," katanya di Jakarta, Senin (29/8/2016).

Sementara Presiden Direktur SMI Emma Sri Martini menyebutkan pengembangan infrastruktur telekomunikasi merupakan keharusan. Selain membuka arus pertukaran informasi dan meningkatkan konektivitas hingga pelosok, juga akan menghasilkan snow ball effect menggairahkan industri telekomunikasi, seperti produsen kabel optik, operator, dan sebagainya.

Penandatanganan perjanjian pembiayaan sindikasi antara IIF-SMI-BNI dan PT LEN Telekomunikasi Indonesia dilakukan oleh Presiden Direktur IIF Arisudono Soerono, Pemimpin Divisi BUMN dan Institusi Pemerintah BNI Henry Panjaitan, Direktur Pembiayaan dan Investasi SMI Edwinsyah Ruzad, serta Direktur Utama PT LEN Telekomunikasi Indonesia Raden Wahyu Pantja Gelora.

Hadir menyaksikan di acara ini Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara selaku penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK) dan Direktur Bisnis Korporasi BNI Herry Sidharta.

Proyek Palapa Ring ini termasuk salah satu proyek strategis pemerintah dan masuk dalam Masterplan of National Broadband (Rencana Pita Lebar Indonesia 2014-2019) dan merupakan proyek pembangunan jaringan tulang punggung serat optik nasional yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia, sehingga keberadaan akses pita lebar (broadband) dapat dinikmati masyarakat secara luas.

Khusus untuk Proyek Palapa Ring Paket Tengah, pemerintah telah menunjuk PT LEN Telekomunikasi Indonesia untuk melakukan proses konstruksi di 17 kota/kabupaten di lima provinsi yang berada di wilayah Tengah Indonesia, yakni Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara. Proyek Palapa Ring Paket Tengah ditargetkan rampung pada Maret 2018 dengan total panjang kabel serat optik 1.676 km.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini