QATAR – Para investor pemilik saham Deutsche Bank kini harus rela merugi. Soalnya, harga saham Deutsche Bank kini semakin anjlok.
Dilansir dari laman CNN Money, kini saham Deutsche Bank hanya bernilai 624 juta euro atau setara Rp9,107 triliun. Dengan kata lain, kurang sekitar 1,13 miliar euro atau Rp16,492 triliun dari yang Qatar pernah bayarkan.
Pada 2014 negara teluk nan kaya ini pada 2014 berjuang membeli kembali dari pemberi pinjaman asal Jerman, ketika disuntikkan senilai 1,75 miliar euro atau setara Rp25,541 triliun (mengacu kurs Rp14.595 per euro) dengan imbalan sekitar 60 juta saham.
Sepanjang 2016 ini saja, saham telah jatuh lebih dari 50 persen, dan 17 persen selama bulan ini saja. Ada beberapa faktor yang membuat para investor ini berjalan menuju pintu keluar dan membuat anjloknya harga saham. Pertama, akibat kekhawatiran tentang kemampuan bank untuk menciptakan uang, dan apakah itu mampu membuat AS membayarkan denda akibat dari kegiatannya menjual hipotek beracun pada satu dekade lalu.
Mantan Perdana Menteri Sheikh Hamad bin Jassim Al Thani, yang memiliki Deutsche Bank (DB) saham melalui dua perusahaan investasi terdaftar Karibia, meningkatkan kepemilikannya pada 2015, dan kembali menambah kepemilikan sahamnya beberapa bulan lalu. Alhasil, ini membuat dirinyamenjadi pemegang saham tunggal terbesar setelah Blackrock (BLK).