JAKARTA - Sebuah skandal akun palsu telah menghancurkan kinerja dan nama besar Wells Fargo. Padahal, Wells Fargo telah menghabiskan 164 tahun untuk membangun brand besarnya tersebut.
Wells Fargo sendiri, telah menjadi akar dalam sejarah bisnis Amerika. Wells Fargo memiliki merek ekuitas yang jauh lebih kuat daripada kebanyakan perusahaan lainnya di Amerika. Semua kalangan, baik masyarakat kecil, pengusaha kecil hingga pengusaha kakap, sudah sangat percaya pada Wells Fargo.
Semua bermula kala CEO John Stumpf terkuak memiliki akun palsu yang dia gunakan untuk meningkat penjualan bank. Diperkirakan ekuitas yang dimilikinya mencapai USD41 juta di akun tersebut, yang kini telah di non-aktifkan oleh Wells Fargo.
Oleh karena itu, guna memulihkan nama baik perusahaan, Wells Fargo menunjuk Timothy J Sloan sebagai CEO baru. Pria yang akrab disapa Tim ini sebelumnya merupakan Chief Operating Officer Wells Fargo dari November 2015.
Namun, Tim bukanlah anak bawang di Well Fargo. Dia bertanggung jawab atas operasi dari empat perusahaan kelompok bisnis utama: Community Banking, Consumer Lending, Wealth and Investment Management dan Wholesale Banking.
Dia merupakan veteran perusahaan dengan masa mengabdi 29 tahun. Sebelum bergabung dengan Wells Fargo di bagian pemberi kredit pada 1987, dia bekerja untuk Continental Illinois Bank di Chicago.