Lima tahun kemudian, pada 19 Agustus 2004, Google melakukan penawaran saham perdananya (IPO). Dengan IPO ini, Google memiliki nilai kapitalisasi pasar mencapai lebih dari USD1,67 miliar. Pada Januari 2014, nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini sudah berkembang menjadi USD397 miliar atau setara dengan Rp5,347 triliun.
Hewlett-Packard
Pada 1939, Bill Hewlett dan Dave Packard mendirikan Perusahaan HP Inc. di garasi milik Packard yang terletak di Kota Palo Alto, California, Amerika Serikat, dengan modal awal sebesar USD538. Produk pertama mereka adalah osilator audio dan pembeli pertamanya adalah Walt Disney—dia membeli delapan osilator untuk mengembangkan sistem suara film Fantasia.
Saat ini, garasi tempat lahirnya perusahaan ini—yang lebih dikenal dengan sebutan HP Garage—telah menjadi sebuah museum privat. Garasi ini juga dikenal sebagai “tempat lahirnya Silicon Valley”—sebuah julukan sebab daerah ini memiliki banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang komputer dan semikonduktor dan teknologi informasi serta industri kreatif.
Bukalapak
Di Indonesia sendiri, salah satu perusahaan rintisan yang sukses membangun bisnisnya dari garasi adalah Bukalapak. Perusahaan ini didirikan di garasi kecil di bilangan Haji Nawi, Jakarta Selatan, pada tahun 2010 oleh Achmad Zacky bersama dua teman kuliahnya, yakni Nugroho Herucahyono dan Fajrin Rasyid.