Image

Angkutan Perkotaan Dapat Subsidi Rp16,4 Miliar

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2016, 10:55 WIB
https img z okeinfo net content 2016 12 02 320 1556964 angkutan perkotaan dapat subsidi rp16 4 miliar Xb4A69RPFZ jpg Ilustrasi : Okezone

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengucurkan subsidi angkutan perkotaan. Subsidi tersebut diberikan melalui Perum Damri.

Setidaknya, subsidi tersebut diberikan di 11 kota yakni Medan, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram dan Makassar. Rencananya total subsidi yang akan disalurkan sebesar Rp16,4 miliar.

Sedangkan untuk bus yang akan dioperasikan dalam program Bus Rapid Transit (BRT) tersebut sebanyak 390 unit bus. Direktur Angkutan dan Multimoda Kementerian Perhubungan Cucu Mulyana, meminta kepada jajaran Perum Damri untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

"Pemberian subsidi biaya operasi di penghujung tahun ini, merupakan embrio bagi pemberian subsidi angkutan perkotaan di masa yang akan datang," jelas Cucu di Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Jika Perum Damri dapat menjalankan tugasnya dengan baik, lanjutnya, maka pemerintah lewat Kemenhub, akan melanjutkan pemberian subsidi untuk tahun-tahun yang akan datang.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Perum Damri, Sarmadi Usman, berpesan kepada seluruh General Manager cabang-cabang yang mengoperasikan Bus BRT untuk melaksanakan SOP pengoperasian bus sesuai dengan ketentuan, baik sebelum beroperasi, saat beroperasi maupun setelah beroperasi.

"Dalam pengoperasian bus BRT ini, nantinya tidak boleh ada transaksi di atas bus. Pembayaran dilakukan dengan cara non tunai. Saat ini yang sudah siap adalah BRI dengan produk Brizzi di Denpasar. Cabang yang lain agar menghubungi Bank BUMN di kota masing-masing," ujarnya.

Direktur Keselamatan dan Pelayanan Perum Damri Gede Pasek Suardika menambahkan, kebijakan ini lanjutan dari program Revitalisasi pelayanan Angkutan umum Perkotaan. Oleh karenanya dia juga meminta agar semua bus harus dilengkapi peralatan standar, merawat kendaraan sesuai ketentuan, menggunakan suku cadang original dan menyelenggarakan pelayanan secara tertib dan mengutamakan keselamatan.

"Tidak boleh ada bus yang mogok saat beroperasi. Ini momentum yang sangat tepat untuk membuktikan bahwa Damri Berubah Dengan Kualitas sebagaimana tema peringatan Hari Ulang Tahun Damri yang ke-70, tanggal 25 November pekan lalu," pungkas dia.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini