Image

Residensial Paling Mahal di Hong Kong Laku Rp3,58 Triliun

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 13 Januari 2017, 10:55 WIB
https img z okeinfo net content 2017 01 13 470 1590431 residensial paling mahal di hong kong laku rp3 58 triliun GIa4v1jtpU jpg Foto: BusinessInsider

NEW YORK – Tahun lalu, properti menjadi bisnis yang hot. Baik rumah, apartemen atau residential housing menjadi lahan yang amat menjanjikan.

Tak aneh bila sejumlah transaksi dengan harga selangit berhasil dibukukan pada 2016. Beberapa di antaranya bahkan mencatatkan rekor dunia. Pada Juli tahun lalu, seorang taipan China yang tidak diumumkan namanya merogoh kocek USD 154 juta (Rp2,045 triliun) untuk memiliki rumah kuno yang berdiri kokoh di pulau di atas Danau Dushu, Kota Suzhou, Provinsi Jiangsu, China.

Banderol itu menjadi harga termahal yang pernah dicatat industri properti di daratan utama China. Harga tersebut bukan label lelang. Sebagian media lokal menyebut rumah itu sebagai rumah impian. Sebab selain terletak di Danau Dushu dan berada jauh dari kebisingan kota serta asap polusi, rumah itu ramah lingkungan dan menyatu dengan alam sekitar.

Penghuninya dapat merasakan kenyamanan di waktu siang dan malam. “Sejauh ini, rumah itu menjadi properti paling mewah di China,” papar Wakil Kepala Beijing Sotheby International Realty yang menangani pemasaran properti, Jim Hao, seperti dikutip Mansion Global. Pernyataan Hao bukan tanpa alasan. Rumah mewah lainnya yang terletak tidak jauh dari rumah itu hanya dijual atau terjual separuh harga.

Masyarakat China mengenal rumah itu dengan sebutan Taohuayuan. Secara harfiah, artinya Tanah Buah Persik yang bunganya mirip bunga sakura. Rumah tersebut memiliki 32 kamar tidur dan 32 kamar mandi. Semuanya menghadap ke arah selatan guna menerima cahaya matahari secara optimal dan sesuai feng shui. Penawaran pertama rumah itu dilakukan sejak 6 Juni 2016.

Nilai rumah itu semakin berharga karena berada di situs Warisan Dunia UNESCO. Berdasarkan pengembang properti Sunac China Holdings Limited, rumah kebun mengalami peningkatan tren. Banyak kolektor papan atas yang membelinya dengan harga fantastis. “Kami memerlukan waktu sekitar tiga tahun untuk membangun rumah ini,” ungkap Sunac China.

Sunac China menggunakan jasa Xiangshanbang Traditional Architectural and Building Skill untuk mencetak semua batu bata dan tata letak tanaman. Mereka menyerap energi dan esensi konsep taman Asia Timur sebagai “fondasi” utama. Hasil akhir pembangunan rumah itu sukses menarik banyak peminat. Masyarakat lokal juga kagum.

“Bahkan para calon pembeli dari luar negeri juga datang ke sini dan menunjukkan ketertarikan untuk memiliki properti unik ini,” kata Director of Branding and Marketing dari Beijing Soheby International Realty, Juan Zhao Feng. Rumahtersebutmemangbukan properti termahal di dunia yang berhasil dijual tahun lalu. Residensial di kawasan elite di 15 GoughHillRoad, ThePeak, Hong Kong, terjual senilai USD270 juta (Rp3,58 triliun) menjadi properti paling mahal.

Rumah mewah seluas 9.212 hektare itu dibeli Chairman Cheung Kei Group, Hongtian Chen. “Rumah ini akan menjadi kediaman saya dan keluarga. Rumah sebelumnya, yang saya beli USD49 juta (Rp650 miliar) masih terlalu kecil, karena itu saya beli properti ini,” ujar Chen seperti dilansir scmp.com. Rumah ketiga dengan dengan banderol paling tinggi tahun lalu adahal Crespi Hicks Estate in Dallas, Texas, Amerika Serikat (AS) yang terjual USD100 juta (Rp1,3 triliun).

Rumah ini sebelumnya dihuni miliarder asal Dallas, Tom Hicks, yang tercatat sebagai pemilik Texas Rangers, Dallas Stars, dan tim Liga Primer Liverpool. Di posisi berikutnya, rumah ikonik milik Hugh Hefner, Playboy Mansion, di Los Angeles, California, AS, terjual kepada pembeli yang baru berusia 33 tahun, Daren Metropoulous. Sebagaimana dilansir Daily Mail, awalnya Hefner membanderol rumah itu senilai USD200 juta.

Setelah laku seharga USD100 juta (Rp1,3 triliun), Hefner membuat perjanjian bahwa sang pemilik baru bisa menempati rumah itu saat dia meninggal dunia. Rumah di North Carolwood Drive, Los Angeles, California, AS, juga masuk ke dalam daftar rumah termahal tahun lalu. Dibanderol USD100 juta (Rp1,3 triliun), rumah eks penyanyi kenamaan Barbra Streisand itu laku pada pertengahan 2016.

Rumah itu, sebagaimana dilansir Forbes , punya 10 kamar dan 20 kamar mandi lengkap dengan bathtub . Selain itu ada pula bioskop, ruang penyimpanan anggur, lounge, perapian di sisi kolam renang, serta beberapa lapangan olahraga. Di posisi buncit, penthouse yang terletak di lantai paling atas Park Avenue, New York, AS, laku seharga USD87,7 juta (Rp1,1 triliun).

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini