Aramco mengatakan telah memiliki 261 miliar barel minyak cadangan, memberikan banyak sumber daya untuk mengeksploitasi dalam tahun-tahun mendatang. Itu lebih banyak dari semua cadangan minyak di Amerika Utara jika disatukan.
Sekadar informasi, Aramco memompa kira-kira 10,3 juta barel per hari. Angka ini dua kali lipat lebih tinggi dari pesaing terdekatnya yaitu Rosneft, produsen milik negara Rusia.
Namun produksi Saudi Aramco jatuh tahun ini setelah kerajaan dan produsen minyak utama lainnya setuju pada bulan Desember untuk memangkas produksi demi meringankan banirnya pasokan global.
(Raisa Adila)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.