JAKARTA - Selain berguna untuk mengangkut barang, kontainer saat ini kerap kali dimanfaatkan untuk desain warung makan pinggir jalan atau street food kekinian.
Seperti diketahui, di kota-kota besar, terutama Jakarta sudah banyak tersebar street food yang konsep bangunannya menggunakan kontainer.
Namun, dilansir Inhabitat, di Tasmania, Australia, kontainer mampu disulap menjadi sesuatu yang berbeda. Studio arsitektur di Australia Cumulus Studio mengubah sejumlah kontainer menjadi menara pandang.
Menara pandang bernama The Devil’s Corner Cellar Door ini difungsikan untuk menyaksikan sebuah kebun anggur milik perusahaan Brown Brothers’ Hazards Vineyard dan Semenanjung Freycinet.
Selain itu, menara pandang yang dibangun dari kontainer yang telah dimodifikasi ini juga berfungsi sebagai tempat untuk mencicipi anggur dari kebun anggur terbesar di Tasmania.
The Devil’s Corner Cellar Door dirancang sebagai interpretasi kontemporer dari tradisi pedesaan di kawasan tersebut. Menara kontainer yang berdiri di antara lanskap kebun anggur yang luas ini pun menciptakan kontras yang membuat view menjadi lebih menarik.
Sehingga, diharapkan dengan berdirinya menara pandang dari kontainer ini dapat memberikan kekayaan pengalaman dalam menyaksikan lanskap perkebunan anggur dan pemandangan sekitarnya.
(Raisa Adila)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.