Menurut buku The Statue of Liberty: A Transatlantic Story (Yale University Press, 2012), oleh New York University history professor Edward Berenson, orang Mesir menolak desain yang dirancang olehnya dan lebih memilih rancangan yang lebih menghemat biaya.
Tak ingin kecewa karena rancangannya ditolak, akhirnya Barthodi melakukan proyek baru. Berangkat dari penolakan itu, maka dirinya mengubah desain yang sebelumnya ia tawarkan ke Mesir.
Desain baru itu kini dikenal sebagai Patung Lady Liberty yang berdiri di AS sebagai wujud toleransi dan kebebasan di negara tersebut.
(Raisa Adila)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.