Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

INSPIRASI BISNIS: Topi Rajut Berbahan Tali Kur Pendulang Rupiah

Bambang Irawan , Jurnalis-Selasa, 04 April 2017 |06:01 WIB
INSPIRASI BISNIS: Topi Rajut Berbahan Tali Kur Pendulang Rupiah
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

PALEMBANG - Kerajinan merajut tak hanya digemari kaum perempuan, di Palembang Sumatera Selatan seorang pria paruh baya, Normansyah mahir membuat topi tanjak dengan memanfaatkan bahan tali kur. Berkat ketekunan, dirinya mampu menjual puluhan topi tanjak rajutan setiap bulan dan menjadi pendulang rupiah bagi ekonomi rumah tangganya

Karya kerajinan tangan memang begitu memesona dan unik, lihatlah topi tanjak yang berjejer rapi di kediaman Normansyah, warga jalan Prajurit Kemas Ali, Topi tanjak yang merupakan mahkota dari baju adat Palembang. Semula berbahan songket, kini diinovasi dengan bahan tali kur.

Setiap harinya, banyak pelanggan yang datang langsung memesan topi tanjak rajutan ini. Pasalnya dengan buatan tangan hasilnya pasti berbeda satu sama lain sehingga membuat produk ini tidak seperti produk masal. Oktariani ini misalnya sengaja mengajak keluarganya langsung membeli topi tanjak rajutan ini, karena kreasinya tergolong rapi dengan harga terjangkau yakni seratus ribu per topi.

“Ini rajutannya bagus-bagus terutama tanjak ya ini biasanya pakai songket ini dari rajutan jadi antic lagipula harganya cukup terjangkau ya,” ujarnya.

Sementara itu, menurut normansyah, kemampuannya dimulai sejak tahun 1999 lalu di saat ia ingin menambah pundi-pundi rupiah di samping bekerja sebagai guru muatan lokal kesenian. Ia pun mulai belajar dari teman-teman dan internet membuat tas rajutan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement