Terbang ke Indonesia, CEO Total Sampaikan Rencana Kelola Blok Mahakam

Dedy Afrianto, Jurnalis · Kamis 06 April 2017 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 06 320 1660556 terbang-ke-indonesia-ceo-total-sampaikan-rencana-kelola-blok-mahakam-fOzm3ZDy7I.jpg CEO Total Group Datangi Kemenko Maritim (Foto: Dedy Afriant/Okezone)

JAKARTA - CEO Total Group Patrick Pouyanne hari ini melakukan kunjungan ke Indonesia. Kunjungan ini dilakukan untuk bertemu dengan sejumlah jajaran Menteri Kabinet Kerja.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Total, Kamis (6/4/2017), CEO Total dalam lawatannya ke Indonesia akan melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral lgnasius Jonan, dan Direktur Utama PT Pertamina Elia Massa Manik.

Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, CEO Total didampingi oleh President of Total Exploration & Production Arnaud Breuillac, Senior Vice President of Total Exploration & Production Asia Pacific Javier Rielo, dan President and General Manager Total E&P lndonesie Arividya Noviyanto.

Pada pertemuan ini, menurut keterangan tertulis dari Total, Patrick Pouyanne menyampaikan posisi Total terkait dengan tawaran dari Pemerintah Rl melalui PT Pertamina agar Total terlibat untuk memiliki participating interest di Blok Mahakam pasca 2017.

Siang ini, pimpinan Total pun telah melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Binsar Pandjaitan. Hanya saja, pimpinan Total tampak terburu-buru meninggalkan Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya tanpa memberikan keterangan kepada awak media.

Seperti diketahui, PT Total E&P Indonesie sebelumnya masih mengkaji keikutsertaan dalam mengelola Blok Mahakam menjelang alih kelola pada 1 Januari 2018. Ladang gas yang terletak di Kutai Kalimantan Timur tersebut secara resmi akan diserahkan kepada PT Pertamina Hulu Mahakam pascaberakhir kontrak pada 31 Desember 2017.

Melalui Blok Mahakam, Total selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia selama 49 tahun dengan nilai lebih dari USD 30 miliar. Total juga telah memberikan training kepada ribuan warga lndonesia dan menerapkan standar tinggi tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat.

Setelah menerima pimpinan Total, Menko Luhut nantinya akan menerima Paparan Usulan Program BPPT Tahun 2018 di Kantor Kemenko Maritim. Luhut juga akan terima Senior Vice President Exxon Mobil Corporation Mark W. Albers.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini