Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siapkan Rp2,9 Triliun, Alfamart Siap Invasi Filipina

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Kamis, 13 April 2017 |14:47 WIB
Siapkan Rp2,9 Triliun, Alfamart Siap Invasi Filipina
Ilustrasi Alfamart. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Genjot penetrasi pasar Asia, khususnya di Filipina yang dinilai mempunyai kesamaan dengan Indonesia, memacu PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk untuk terus memperbanyak gerai Alfamart.

Disebutkan, perseroan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp2,9 triliun tahun ini. Di mana dana tersebut sebagian besar untuk pengembangan jumlah gerai, termasuk di Filipina.

Direktur Keuangan & Corporate Secretary PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Tomin Widian menjelaskan, dari capex tersebut 90% akan digunakan untuk menambah gerai dan perpanjang sewa dari gerai yang kontraknya habis. Sedangkan sisanya untuk bangun dua gudang di Bali dan Manado.

”Kita sudah bangun dua gudang. Untuk gudang selama ini kita ada tapi sewa, nah sekarang kita sudah punya lahan tinggal bangun. Makanya 10% untuk bangun dua gudang itu,”ujarnya.

Sementara untuk ekspansi, pihaknya menargetkan bisa melakukan pembukaan gerai baru sebanyak 1.500 gerai. Sekitar 50% akan dibangung di pulau Jawa, sisanya akan dibangun di luar pulau Jawa.

Tercatat hingga kuartal pertama 2017, perseroan sudah tambah toko kurang lebih 400 gerai dari total target 1.500 itu. Selain itu, perseroan juga menargetkan bisa memperluas ekspansi di Filipina dengan menambah 100-150 gerai di sana. "Jadi nanti totalnya di Filipina ada 300-350 gerai,” katanya

Sementara sumber dana untuk capex tersebut 30% akan berasal dari pinjaman bank dan sisanya dari kas internal. Perseroan pun meyakini strategi yang ekspansif bisa mendorong kinerja keuangan tahun ini."Untuk revenue tahun ini kami targetkan bisa tumbuh double digit. Dengan strategi melakukan ekspansi ini," jelas dia

Sebagai informasi, perseroan melakukan aksi korporasi dengan dengan melanjutkan penawaran umum obligasi dengan mekanisme Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) sebesar Rp3 triliun.

Perseroan akan mengeluarkan obligasi berkelanjutan tahap II tahun 2017 sebesar Rp1 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk melunasi PUB obligasi berkelanjutan tahap I pada 2014 sebesar Rp1 triliun yang jatuh tempo pada Juni 2017.”Penggunaan dana dari obligasi seluruhnya emang untuk refinancing," kata Presiden Direktur Sumber Alfaria Trijaya, Anggara Hans Prawira.

Dalam aksi korpoarasi ini perseroan menunjuk PT BCA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Obilasi yang ditawarkan ini juga telah memperoleh peringkat AA- dari PT Fitch Ratings Indonesia.

Direktur Mandiri Sekuritas Heru Handayanto menambahkan, penerbitan obligasi ini dibagi menjadi dua seri yakni seri A dengan masa waktu tiga tahun dan seri B dengan masa waktu 5 tahun.

Untuk kupon seri A diperkirakan dalam rentang 8-8,5%, sedangkan untuk seri B 8,1-8,6%.”Kami rasa kupon ini akan sangat menarik bagi investor khususnya domestik. Karena obligasi dari Sumber Alfa Trijaya jarang ada di market karena dari sektor FMCG. Apalagi dengan peringkat yang baik," ujarnya.

Masa penawaran awal (book building) dari obligasi ini akan dilakukan pada 12 April hingga 28 April 2017. Lalu masa penawaran umum akan dilaksanakan pada 17 Mei sampai sengan 18 Mei 2017. Sedangkan pencatatan di Bursa Efek Indonesia akan dilakukan pada 24 Mei 2017.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement