Image

Hari Kartini, CEO OCBC NISP Parwati Surjaudaja Cerita Soal Perjuangan Wanita

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 06:43 WIB
https img z okeinfo net content 2017 04 20 320 1672880 hari kartini ceo ocbc nisp parwati surjaudaja cerita soal perjuangan wanita iKl4Et7OE2 jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Raden Ajeng Kartini menjadi sosok di balik berdirinya emansipasi perempuan hari ini. Gigihnya dia memperjuangkan hak perempuan untuk memiliki cita-cita dan mengemban ilmu berbuah manis. Kini, tidak ada lagi larangan untuk perempuan mengenyam pendidikan hingga berkarier, bahkan memegang jabatan penting.

Perjuangan Kartini sudah sepatutunya mendapat apresiasi. Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja menilai, apa yang dicapai oleh kaum perempuan saat ini tidak mungkin terjadi tanpa jasa Kartini.

"Kita diingatkan kembali bahwa apa yang kaum wanita capai per hari ini tidak terjadi dengan sendirinya. Tapi berkat perjuangan luar biasa para pendahulu kita, terutama Ibu Kartini," tutur dia kepada Okezone.

Tidak berlebihan bila jasa dan perjuangan Kartini mendapat penghargaan setinggi-tingginya. Parwati berharap para Kartini masa kini bisa melanjutkan perjuangan salah satu pahlawan perempuan tersebut.

"Untuk itu kita pun harus terus menularkan, menyemangati dan mengobarkan kesetaraan gender ini," ucapnya.

Gambaran Kartini dulu dan sekarang tentu berbeda, 'Kartini' atau perempuan yang berjuang saat ini bukan lagi memperjuangkan haknya menggapai mimpi. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadi 'Kartini' masa kini. Misal, pergi ke perbatasan lalu membangun pendidikan anak-anak di sana.

Di mata Parwati, Kartini masa kini harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Tak hanya itu, setaranya derajat kaum perempuan dan laki-laki saat ini bisa bisa membuat perempuan berani tampil.

"Kartini masa kini selain harus lebih percaya diri, berani tampil dan berambisi, harus lah selalu mengoptimalkan semua talenta dan kemampuan yang di anugerah kan untuk melakukan yang terbaik untuk Bangsa & Negara, Keluarga disamping dirinya masing-masing," ucapnya kepada Okezone.

Parwati merupakan salah satu wanita Indonesia yang mampu duduk di pucuk pimpinan. Sebab, tak banyak wanita yang menjadi CEO di perbankan Asia. Di Indonesia, Parwati Surjaudaja menjadi salah satu pimpinan perbankan yang berhasil menarik perhatian dunia internasional. Wanita keturunan Fujian, China, ini kini telah menjadi Presiden Direktur Bank OCBC NISP.

Jabatan tersebut telah ia duduki sejak Desember 2008. Mewarisi aset perbankan yang dimiliki oleh kakeknya, wanita berusia 51 tahun itu berhasil membawa OCBC NISP sebagai bank dengan total aset ke-12 terbesar di Indonesia. Kini, total aset OCBC NISP telah mencapai USD9,2 miliar.

Namun, kini sebagian besar saham OCBC NISP dimiliki oleh Singapura. Total saham yang dikuasai oleh Singapura telah mencapai 86,1%. Sedangkan keluarga Surjaudja hanya memiliki 5% saham. Sisanya, saham OCBC NISP dilepas ke publik melalui penawaran di pasar modal.

Dalam urutan wanita pebisnis tersukses di Asia yang dirilis Forbes tahun lalu, Parwati Surjaudaja menduduki peringkat 40 dan menjadi satu-satunya bankir yang menduduki peringkat teratas pebisnis wanita tersukses di Asia.

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini