Image

Provident Agro Siapkan Belanja Modal Rp145 Miliar

Ulfa Arieza, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 20:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 04 21 278 1673824 provident-agro-siapkan-belanja-modal-rp145-miliar-17mEzEhL22.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT Provident Agro Tbk (PALM) siapkan belanja modal sebesar Rp145 Miliar atau meningkat jika dibandingkan sebelumnya sebesar Rp123 Miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk perawatan tanaman yang belum menghasilkan serta pengembangan infrastruktur.

Direktur Provident Agro Devin Antonio Ridwan mengatakan bahwa Perseroan belum memiliki proyeksi pembangunan pabrik baru di tahun ini.

“Kami belum melihat keperluan pembangunan pabrik baru di tahun 2017,” ujarnya dalam paparan publik seusai Rapat Umum Pemegang Saham di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Sementara itu, perseroan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini menargetkan produksi Tandan Buah Segar sebesar 280.000 ton menurun dibandingkan tahun 2016 sebesar 362.826 ton. Perseroan juga mengurangi target CPO menjadi 100.000 ton turun 18% dibandingkan hasil CPO 2016 sebesar 119.137 ton. Penurunan ini dikarenakan adanya penurunan pada kapasitas Pabrik kelapa sawit (PKS) yang ada.

Sebagaimana diketahui, Provident Agro telah melepas 5 anak perusahaan yakni PT Global Kalimantan Makmur, PT Semai Lestari, PT Saban Sawit Subur, PT Nusaraya Permai, dan PT Nakau. Dengan melepas lima perusahaan anak, maka pada akhir tahun 2016 Provident Agro mengelola lahan sawit (inti dan plasma) seluas 25.013 hektar.

“Dengan dilepasnya lima perusahaan di tahun 2016, maka kita harus adjust,” tambahnya.

Sementara itu, dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang baru digelar hari ini, para pemegang saham PT Provident Agro Tbk (PALM) menyetujui usulan manajemen untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham Perseroan maksimal 278,80 juta lembar saham atau setara 3,92% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh. Perseroan mengalokasikan dana maksimal sebesar Rp115,98 miliar untuk melakukan aksi korporasi tersebut.

Adapun hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui penggunaan keuntungan bersih Perseroan tahun buku 2016 yang sebesar Rp219,21 miliar, yaitu sebesar Rp5 miliar akan ditempatkan sebagai dana cadangan. Sedangkan sisa nya sebesar Rp214,21 miliar sebagai laba ditahan.

Sebelumnya perseroan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini, telah membagikan dividen interim sebesar Rp42 per saham dengan total sebesar Rp299,02 miliar pada tanggal 30 September 2016.

Selain itu, RUPST juga menerima laporan tahunan 2016 dan menetapkan jajaran pengurus perseroan untuk lima tahun ke depan.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini