JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dakar menyatakan Pemerintah Kota Palmarine di Senegal menyampaikan keinginan untuk membangun kerja sama "Sister-City" dengan kota-kota di Indonesia.
Dalam keterangan tertulis KBRI Dakar, keinginan untuk kerja sama "Sister-City" itu disampaikan kepada Dubes RI Dakar Mansyur Pangeran oleh Wali kota Palmarine Goerge Faye, yang menilai bahwa Indonesia adalah negara yang sudah maju di berbagai bidang.
Oleh karena itu, Wali kota George Faye mengharapkan dibentuknya kerja sama "Sister City" antarkota Palmarine dengan kota setara di Indonesia dalam rangka menjalin kerja sama di bidang teknologi pertanian, pengelolaan sumber-sumber kelautan, pendidikan dan pariwisata.
Pernyataan itu disampaikan oleh Wali kota George Faye pada saat kunjungan kerja Dubes Mansyur Pangeran ke wilayahnya dalam rangka menjajaki dan menggarap kerja sama ekonomi dan perdagangan di luar kota Dakar.
Wali kota George Faye dalam sambutannya menyatakan pihaknya sangat mengharapkan kedatangan Dubes RI ke wilayahnya untuk berdialog dapat menciptakan kemungkinan untuk kerja sama di bidang ekonomi antara wilayah Palmarine dengan Indonesia, yang dinilai sudah maju di bidang ekonomi dan industri.
George Faye menjelaskan bahwa di wilayah Palmarine terdapat beberapa potensi ekonomi yang saat ini belum dikembangkan secara maksimal pengolahannya dan mengharapkan kerja sama dengan pihak Indonesia.
Menurut George, pengelolaan sumber daya alam di Palmarine dilakukan secara mandiri oleh penduduk Palmarine melalui sebuah komite yang mengatur kerja sama internasional. Dengan demikian, Palmarine dapat berhubungan langsung dengan pelaku ekonomi dari negara lain.