Kejar 22.000 Mw Bauran Energi, PLN Fokus Kembangkan PLTA dan PLTP

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 05 Mei 2017 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 05 320 1684393 kejar-22-000-mw-bauran-energi-pln-fokus-kembangkan-plta-dan-pltp-cQIQTiQGCO.jpg PLTA (Foto: Feby Novalius/Okezone)

BANDUNG - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menargetkan 22% atau 22.000 megawatt (mw) kapasitas listrik terpasang yang bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) pada 2026. Untuk merealisasikannya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan memfokuskan pada pembangunan pembangkit listrik tenaga Air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).

Kadiv EBT PLN Tohari mengatakan, bauran energi bisa didapat dari pengembangan pembangkit air, panas bumi, sampah, angin, matahari, biomassa, dan biogas. Dari sekian banyak sumber EBT, potensi besar di Indonesia masih bersumber pada air dan panas bumi.

"Nah karena potensi besar di sana, maka strategi yang menjadi andalan kami (PLN) untuk mencapai 22 ribu mw dalam 10 tahun ke depan kita optimalkan dalam pembangunan PLTA dan PLTP," tuturnya di Kantor PLTA Lamajan, Pangalengan, Bandung, Jumat (5/5/2017).

Dalam prosesnya, Tohari mengatakan, pembangunan PLTA dan PLTP yang sudah beroperasi ada 1.500 mw dari panas bumi dan 4.010 dari energi air. Sisanya, lanjut dia, sedang dalam kontrak PLTA berkapasitas 1.514 mw dan PLTP 470 mw.

"Dari yang sudah PPA untuk PLTA akan dibangun pembangkit berkapasitas 639 mw dan 80 mw dari PLTP. Secara progres hingga 2026, diproyeksikan akan ada sumbangan energi dari PLTA sebesar 22.279 mw dan dari PLTP sebesar 4.695 mw," tuturnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini