Image

BPK: Kualitas Laporan Pelaksanaan APBN 2016 Meningkat Signifikan

Dedy Afrianto, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 11:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 19 20 1694902 bpk-kualitas-laporan-pelaksanaan-apbn-2016-meningkat-signifikan-XehPFIpZC1.jpg Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara (Foto: iNews Tv)

JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hari ini telah menyampaikan Penyerahan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun Anggaran 2016 kepada DPR RI. Laporan ini ini disampaikan langsung oleh Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara.

Dalam kesempatan ini, Moermahadi sempat menjelaskan tentang sejarah Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP). Khususnya sejak 2014 hingga 2015.

"LKPP sejak pertama disampaikan yaitu tahun 2004 sampai dengan LKPP 2015 (12 tahun) memuat akun yang tidak lazim yaitu ‘Suspen’. Akun ini merupakan akun yang diciptakan untuk menyamakan perbedaan realisasi belanja negara yang dilaporkan kementerian negara/lembaga dengan realisasi belanja negara yang dicatat oleh Bendahara Umum Negara untuk kementerian negara/lembaga tersebut," tuturnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (19/5/2017).

Pada LKPP 2015, lanjutnya, nilai Suspen adalah Rp71,9 miliar. Pemerintah telah berhasil menyelesaikan Suspen ini dengan membangun single database melalui e-rekon dan sistem informasi penyusunan LKPP yang lebih baik, sehingga tidak ada lagi Suspen pada LKPP Tahun 2016.

Hal ini pun dapat dipertahankan hingga 2016. Bahkan, BPK menyebutkan bahwa kualitas laporan pelaksaan APBN 2016 telah mengalami peningkatan signifikan.

"Selain itu, pertanggungjawaban pelaksanaan APBN Tahun 2016 di tingkat kementerian negara/lembaga mengalami peningkatan kualitas yang signifikan. Seperti kita ketahui, LKPP disusun dari Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga dan Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini