Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Naik Tajam, Pelaku Kartel Bawang Putih Ambil Untung Rp12 Triliun

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Selasa, 06 Juni 2017 |20:20 WIB
Harga Naik Tajam, Pelaku Kartel Bawang Putih Ambil Untung Rp12 Triliun
Ilustrasi: (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait adanya praktik kartel pada komoditas bawang putih yang membuat harganya saat ini bergejolak tinggi sekira Rp40.000-Rp50.000 per kilogram (kg).

Ketua KPPU, Syarkawi Rauf, mengatakan bahwa pihaknya menemukan selisih yang tinggi untuk harga bawang putih dibandingkan dengan harga rata-rata di China sebesar Rp15.000 per kg. Diduga selisih ini sekira Rp12 triliun.

"Sebanyak 97% dari kebutuhan bawang putih 480.000 ton dalam negeri impor. Kalau setahun itu dia beli harga dari China harganya Rp15.000 per kg berarti Rp7,2 triliun. Kemudian dijual Rp 40.000 per kg berarti Rp19,2 triliun kira-kira. Ada margin Rp12 triliun," ungkapnya di Gedung KPPU, Jakarta, Selasa (6/6/2017).

Terkait hal ini, pihaknya telah melakukan pengamatan di beberapa negara yang sama-sama mengimpor bawang putih dari China. Salah satunya Malaysia yang juga impor dari China namun harganya masih murah yaitu sekira Rp23.000 per kg. 

Perbandingan harga yang cukup jauh ini membuat pihaknya mencurigai banyaknya importir yang memainkan harga dengan menimbun stok. Sehingga saat stok di pasaran langka dan harga mahal, baru seluruh stoknya digelontorkan ke pasar.

"Dari fakta di lapangan kami duga mahalnya bawang putih itu karena adanya tindakan pelaku usaha yang dengan sengaja mengurangi pasokan, sehingga terjadi kelangkaan dan menyebabkan harganya tinggi. Dari puluhan importir ini, dikelompokkan ada 6 pelaku usaha yang menguasai pasar," tukasnya.

(kmj)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement