Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI 'Tebar' Uang Lebaran Rp200 Triliun, Mau?

Koran SINDO , Jurnalis-Kamis, 08 Juni 2017 |10:59 WIB
BI 'Tebar' Uang Lebaran Rp200 Triliun, Mau?
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memastikan ketersediaan uang cukup untuk memenuhi kebutuhan Lebaran tahun ini. BI menyiapkan uang pecahan hingga Rp200 triliun terdiri atas Rupiah emisi lama dan baru.

Persediaan ini lebih tinggi dari kebutuhan uang kartal saat Lebaran yang diperkirakan mencapai Rp167 triliun. Berdasarkan data BI, dari persediaan sebesar Rp200 triliun, sekitar Rp70 triliun di antaranya merupakan rupiah emisi 2016 yang dirilis akhir tahun lalu.

“Sisanya dipasok emisi lama. Kendati demikian, semua uang itu baru, baru dicetak,” kata Deputi Gubernur BI Sugeng di Jakarta kemarin.

Dia menuturkan, Idul Fitri kali ini menjadi kesempatan BI untuk mengedarkan uang emisi baru tahun 2016. Karena itu saluran distribusi dibuka luas sehingga sebaran uang tersebut merata. Sejauh ini penarikan perbankan dari BI untuk melayani penukaran uang pecahan baru selama 29 Mei-5 Juni tercatat mencapai Rp26,50 triliun penarikan.

“Angka ini lebih besar bila dibandingkan dengan periode yang sama, ini akan terus bertambah hingga puncak minggu ketiga dan keempat,” ungkapnya.

Selain itu BI menyiapkan 45 lokasi penukaran di kantor wilayah BI dan 77 kas titipan di seluruh wilayah Indonesia. Menurut dia, dari jumlah uang pecahan baru yang sudah ditarik perbankan, sekitar Rp4,5 triliun sudah ditarik ke kas titipan.

Adapun secara keseluruhan, dari penukaran uang seperti di IRTI Monas dan seluruh kantor penukaran bersama perbankan sampai saat ini mencapai Rp195 miliar. Penukaran diperkirakan terus berlangsung menjelang Lebaran.

Direktur Eksekutif Pengelolaan Uang BI Suhaedi menambahkan, penukaran uang pecahan kecil di Monas dapat dilakukan dengan uang tunai pada mobil kas BI maupun 13 bank umum yang berpartisipasi.

Selain itu penukaran dapat dilakukan pula dengan menggunakan kartu debet pada 8 bank partisipan. “Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat melakukan penukaran uang dengan lebih praktis dan aman,” ungkapnya.

Kesiapan Perbankan

Direktur Utama BRI Suprajarto mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan pada libur Lebaran, BRI berkomitmen tetap melayani kebutuhan nasabah pada periode libur Lebaran dari 26 hingga 30 Juni 2017.

Bank BRI telah menyiapkan uang tunai hingga Rp23 triliun yang akan dipasok ke 24.564 mesin ATM BRI dan 462 UKO. Jumlah tersebut, menurut dia, lebih kecil daripada tahun sebelumnya yang Rp28 triliun.

“Hal tersebut lantaran BRI memiliki e-channel yang semakin banyak seperti ATM dan EDC serta semakin banyaknya penggunaanmobile banking dan internet banking,” ujarnya.

Dari dana sekitar Rp23 triliun, sekitar 75% akan disetor ke ATM, sedangkan sekitar 25% akan disetor ke gerai. Adapun Bank Mandiri menyiapkan dana tunai sebesar Rp 23,5 triliun atau Rp1,1 triliun per hari untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan uang tunai di masyarakat pada Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Rencananya dana tunai tersebut sebanyak 85% akan disalurkan kepada masyarakat via mesin ATM, sedangkan 15% melalui kantor cabang.

Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, total kebutuhan uang kas selama Ramadan sampai dengan Lebaran mencapai Rp67,4 triliun. Angka tersebut meningkat 7% dari kebutuhan tahun lalu yang sebesar Rp62,6 triliun.

“Dari kebutuhan sebesar Rp67,4 triliun tersebut, sekitar Rp30,7 triliun digunakan untuk kebutuhan ATM, sementara sekitar Rp35,2 triliun untuk gerai dan Rp1,5 triliun untuk setoran kas ke Bank Indonesia (remise),” katanya.

Bank OCBC NISP juga menyiapkan uang tunai di kisaran Rp800 miliar-900 miliar selama Ramadan dan Lebaran. Menurut Direktur Utama OCBC NISP Parwati Surjaudaja, uang tunai akan disetor baik untuk di cabang maupun di mesin ATM.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement