Image

Ingin KPR Disetujui, Simak Tips Berikut Ini

David Steven, Jurnalis · Sabtu 10 Juni 2017, 06:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 09 470 1712243 ingin-kpr-disetujui-simak-tips-berikut-ini-L8G8FZY3RV.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Tren kredit perumahan rakyat (KPR) sedang berada di fase slowdown saat menjelang Ramadan. Harga tanah, rumah, ataupun properti dari tahun ke tahun semakin mahal. Setelah Idul Fitri, ada kemungkinan peningkatan seperti biasa.

Kini, tak heran jika hanya mempunyai dana pas-pasan, seseorang dapat memiliki rumah dengan jalur kredit rumah untuk jangka tertentu. Salah satu kredit yang bisa dilakukan adalah KPR. Ada beberapa cara agar kredit perumahan dapat disetujui. Dalam Buku ‘Kaya Raya dengan Bisnis Properti’, Evitap Purnamasari memaparkan cara cerdas mengajukan KPR agar disetujui.

Hal yang harus diperhatikan dalam mengajukan KPR sebagai berikut:

1. Apa keinginan Anda.

Ingin belajar hidup mandiri, ingin lepas dari orangtua, bahkan untuk masa depan. Dari sejumlah keinginan, pastikan bahwa itu merupakan keinginan yang paling bijaksana untuk mengajukan KPR.

2. Apa kebutuhan keluarga Anda.

Dari keinginan-keinginan tersebut, timbul faktor selanjutnya yaitu kebutuhan. Selalu dapat pastikan untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Jika Anda memiliki keluarga kecil, rumah yang dibutuhkan tidak perlu besar. Selain besar angsurannya, Anda juga akan susah merawatnya.

3. Bagaimana dengan kemampuan Anda saat ini.

Faktor inilah yang sangat menentukan. Apa pun keinginan dan kebutuhan Anda harus disesuaikan dengan kemampuan. Hal yang harus diingat selalu sesuaikan angsuran KPR dengan keuangan Anda.

Ketika sudah memerhatikan apa yang menjadi prioritas dalam keinginan dan kebutuhan dalam mengajukan KPR, ada cara-cara pintar yang bisa dilakukan. Cara pintar itu antara lain seperti terurai di bawah ini.

1. Pastikan Anda mempunyai penghasilan.

Peluang terbesar untuk mendapatkan KPR adalah karyawan yang berpenghasilan tetap, kontinu, dan stabil. Jika belum mempunyai penghasilan, pihak bank tidak akan menyetujui aplikasi Anda.

2. Mempunyai rekening tabungan di bank.

Dengan memiliki rekening di bank, hal tersebut mengasumsikan bahwa Anda memiliki penghasilan.

3. Buatlah rekening bank Anda aktif.

Usahakan rekening Anda mengalami peningkatan saldo di tiap bulan, minimal tiga bulan. Hal ini sebagai penguat dan akan menyakinkan pihak bank atas usaha Anda ketika mengajukan kredit.

4. Mempunyai dan melampirkan slip gaji bulanan serta surat keterengan kerja bagi karyawan.

Bagi wiraswasta atau pebisnis, mereka harus melampirkan laporan keuangan selama dua tahun ke belakang. Begitu pula bagi karyawan. Perlu diketahui, pengajuan kredit biasanya diperuntukkan bagi mereka yang telah bekerja minimal dua tahun.

5. Segera memiliki NPWP.

Nomor pokok wajib pajak (NPWP) menjadi hal penting dalam mengajukan kredit. Bagi yang belum memiliki, sebaiknya segera mengurus dan memilikinya.

6. Pastikan nama Anda tidak termasuk daftar cekal (blacklist) Bank Indonesia.

Jika nama Anda sudah masuk daftar, pengajuan kredit Anda tidak akan pernah disetujui. Agar tidak masuk daftar cekal Bank Indonesia, langkah yang harus Anda lakukan adalah pastikan semua angsuran dibayar sebelum jatuh tempo.

7. Perhatikan rasio antara penghasilan dan kewajiban.

Tentunya bank memiliki ketetapan yang berbeda-beda mengenai rasio, biasanya berkisar antara 30%-70% dan rata-rata sekira 40%. Hal ini dimaksudkan agar jumlah kewajiban angsuran nasabah tiap bulannya tidak boleh lebih dari 40%.

8. Siapkan secara lengkap dokumen atau berkas-berkas.

Siapkan terlebih dahulu dokumen atau berkas dengan lengkap. Seperti fotokopi KTP suami dan istri, fotokopi surat nikah, fotokopi kartu keluarga, fotokopi slip gaji (bagi karyawan) atau laporan keuangan (bagi yang wiraswasta), rekening lisrik, dan fotokopi NPWP.

9. Ajukan KPR tidak hanya satu bank.

Jika mengajukan KPR, usahakan tidak hanya satu bank, minimal tiga bank. Hal ini untuk mengantisipasi apabila satu bank menolak pengajuan kredit Anda.

10. Pililah waktu terbaik.

Waktu yang terbaik dalam pengajuan KPR adalah minggu ketiga dan keempat, sebab pada minggu tersebut, bank sedang gencar mengejar target.

11. Hindari mengajukan KPR pada Desember.

Jika Anda mengajukan pada bulan tersebut, kemungkinan besar pengajuan akan tertunda sampai tahun berikutnya. Pada Desember, bank sedang sibuk mempersiapkan tutup buku di akhir tahun.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini