Share

Persaingan Ketat, Bank Bukopin Turunkan Target Kredit Jadi 10%

Donald Banjarnahor, Jurnalis · Jum'at 16 Juni 2017 07:34 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 16 278 1717546 persaingan-ketat-bank-bukopin-turunkan-target-kredit-jadi-10-VKOWb6KvEz.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT Bank Bukopin Tbk menurunkan target penyaluran kredit pada tahun ini akibat persaingan yang ketat serta kondisi ekonomi nasional yang baru mulai pulih.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo mengatakan, perseroan merevisi target penyaluran kredit menjadi 10% dibandingkan dengan target sebelumnya yang dipatok 12,6%-12,7%.

“Jadi ini akibat persaingan yang cukup tinggi dan kondisi ekonomi yang meskipun sudah cukup pulih tetapi masih warming up. Jadi pada kuartal I kemarin relatif slow dan kami berharap pada semester 2 bisa tumbuh kencang,” ujarnya di sela-sela Buka Puasa Bersama dengan Media, Kamis (15/6/2017).

Dia mengakui hingga Mei 2017 kredit Bank Bukopin tumbuh lebih lambat dibandingkan target, yakni hanya 7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, dana pihak ketiga berhasil tumbuh 15%

“Tapi kami masih optimistis terhadap ekonomi Indonesia setelah kemarin Indonesia dapat investment grade dan Moodys juga berikan prospek positif bagi kita (perbankan). Jadi kita optimistis pada semester 2 ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dia merinci  rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Bank Bukopin berada di level 4%. Terkait hal ini Bank Bukopin akan melakukan berbagai strategi agar NPL tidak melebih dari 3,5%.

“Restrukturisasi (kredit bermasalah) masih berjalan intensif collection juga dilakukan, termasuk ambil alih aset. Cadangan kecukupan (penurunan nilai/CKPN) kami juga sudah dinaikkan jadi 21%,” ujarnya.

Hingga akhir Maret 2017, kredit Bank Bukopin mencapai Rp72,3 triliun, naik 7,64% dari tahun sebelumnya. Sementara dana pihak ketiga mencapai  Rp 93,8 triliun, tumbuh 15,37% dari tahun sebelumnya.​

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini