Lebih lanjut dia merinci rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Bank Bukopin berada di level 4%. Terkait hal ini Bank Bukopin akan melakukan berbagai strategi agar NPL tidak melebih dari 3,5%.
“Restrukturisasi (kredit bermasalah) masih berjalan intensif collection juga dilakukan, termasuk ambil alih aset. Cadangan kecukupan (penurunan nilai/CKPN) kami juga sudah dinaikkan jadi 21%,” ujarnya.
Hingga akhir Maret 2017, kredit Bank Bukopin mencapai Rp72,3 triliun, naik 7,64% dari tahun sebelumnya. Sementara dana pihak ketiga mencapai Rp 93,8 triliun, tumbuh 15,37% dari tahun sebelumnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.