Share

Perkuat Layanan, Himbara Targetkan Jumlah ATM Link Capai 30.000 Unit

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 21 Juni 2017 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 21 320 1721434 perkuat-layanan-himbara-targetkan-jumlah-atm-link-capai-30-000-unit-xLScZb8cmA.jpg Foto: Koran Sindo

JAKARTA - Sinergi empat bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) diharapkan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat luas. Hingga akhir 2017, Himbara menargetkan jumlah ATM Link mencapai 30.000 unit.

Ketua Himbara Maryono mengatakan, ATM Link merupakan sinergi Himbara yang sudah dimulai pada Desember 2015, dan per Juni 2017 jumlah ATM Link sudah mencapai sekira 15.000 unit ATM. “Dengan bersinergi, Himbara bisa memberikan pelayanan yang lebih bagi masyarakat, lebih mudah, lebih murah, dan lebih luas sehingga lebih menjangkau masyarakat Indonesia,” ujar Maryono dalam jumpa pers di Jakarta kemarin.

Dia mengatakan, kehadiran ATM Link juga memberikan kemudahan bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan karena dapat menghemat biaya transaksi. Biaya transfer antarbank BUMN juga lebih rendah dibandingkan biaya transfer antarbank pada umumnya yang sebesar Rp6.500. Transfer antarbank BUMN di ATM Link dikenakan biaya Rp4.000. Menurut dia, hal ini dalam rangka meningkatkan layanan menjelang libur Idul Fitri 1438 H. Sosialisasi dihadiri Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultasi Gatot Trihargo, Staf Khusus Menteri BUMN Devy Suradji, serta jajaran direksi bank yang tergabung dalam Himbara.

Langkah lainnya, lanjut Maryono, mengantisipasi kebutuhan uang tunai yang sering kali melonjak menjelang Idul Fitri, Himbara telah memasok uang Rp105,5 triliun. Angka ini lebih kecil jika dibandingkan dengan jumlah uang yang dipasok tahun sebelumnya, karena Himbara mendukung penuh Bank Indonesia dalam menggencarkan Program Cash Less Society melalui penggunaan uang elektronik seperti transaksi pembayaran tol, bus, dan toko retail.

“Masyarakat juga akan semakin dimudahkan jika ingin melakukan transaksi melalui ATM ataupun outlet karena secara total Himbara menyediakan hingga 61.210 unit ATM termasuk ATM Link dan juga 776 outlet yang tetap beroperasi secara terbatas selama libur Idul Fitri,” ujarnya. Selain ATM Link, Himbara juga melakukan sinergi dalam penggunaan kartu prabayar untuk mendukung Gerakan Nontunai. Hingga kuartal pertama 2017, Himbara telah gencar melakukan sosialisasi dan juga pendistribusian kartu prabayar Himbara yang telah mencapai 17,07 juta kartu.

Kartu prabayar Himbara, termasuk di dalamnya eToll, IndomaretCard, GazCard, eMoney, BRIZZI, Blink, dan BNI Tapcash, menguasai 50% dari kartu prabayar nasional. Himbara juga terus menggiatkan penggunaan kartu prepaid Himbara di 25 ruas jalan tol, yang jumlahnya akan bertambah untuk tiga ruas jalan tol lainnya yaitu di ruas Semarang-Ungaran, Cinere-Jagorawi, dan Cinere. Hingga akhir 2017, sinergi Himbara juga menargetkan akan menyediakan 50.000 EDC Link yang sudah beroperasi dengan harapan peningkatan produktivitas EDC bisa terkerek naik melalui volume transaksi yang juga mengalami kenaikan.

Konsolidasi infrastruktur EDC diperkirakan bisa menghemat biaya investasi Himbara. Selain fokus pada pengembangan bisnis dan efisiensi, Himbara juga mendukung program pemerintah mengenai penyaluran Bantuan Sosial Nontunai, salah satunya melalui Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Pada penyaluran Bansos PKH tahap I 2017, Himbara telah menyalurkan lebih dari 2 juta kartu penerima manfaat (KPM) dengan total bantuan yang disalurkan lebih dari Rp1 triliun.

Selain PKH, Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) juga disalurkan oleh Himbara, di mana pada tahap I 2017, BPNT telah disalurkan kepada 1,25 juta KPM dengan penyaluran sebesar Rp282 miliar. Bantuan nontunai lain yang disalurkan yakni Kartu Tani, di mana sampai dengan Juni 2017, Himbara telah menyalurkan 3,4 juta Kartu Tani.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini