nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ingat! Perjalanan Kereta Commuter Line Dikurangi saat Lebaran

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 21 Juni 2017 14:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 21 320 1721650 ingat-perjalanan-kereta-commuter-line-dikurangi-saat-lebaran-rhb5clTxSx.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA – PT Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ) akan menurunkan jumlah perjalanan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line saat Lebaran. Hal ini untuk menyesuaikan dengan kepadatan dan meningkatnya jadwal kereta jarak jauh.

“Memang saat ini belum ada penurunan jadwal, tapi sifat kami (KCJ) adalah dinamis dan fleksibel. Jika terjadi kepadatan, kami akan mengurangi jumlah perjalanan,” ujar Direktur Utama PT KCJ Muhamad Nurul Fadhilla di Menteng, Jakarta Pusat.

Saat ini, terdapat 918 perjalanan Commuter Line setiap harinya dengan rata-rata volume penumpang mencapai 993.000 orang. Jumlah itu mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan beberapa tahun lalu.

Untuk perjalanan kereta, setiap harinya tercatat 1.241 perjalanan kereta yang beroperasi di wilayah Daop 1, sekira 70% lebih di antaranya masih didominasi Commuter Line. Untuk kereta jarak jauh kisarannya mencapai paling rendah 400 perjalanan setiap harinya.

Memasuki arus mudik, jumlah perjalanan kereta jarak jauh meningkat seiring beroperasinya kereta tambahan. Pada Lebaran 2017, sekira 71 kereta yang dipersiapkan, 19 di antaranya merupakan kereta tambahan.

Dia menyadari saat Lebaran prioritas di Daop 1 berubah. Kereta jarak jauh menjadi prioritas karena termasuk angkutan Lebaran. Maka itu, KCJ telah menyiapkan beberapa rekayasa operasional terhadap Commuter Line demi mengantisipasi penumpukan di jalur Jabodetabek.

Terhadap KRL, KCJ mengupayakan betul penambahan kereta jarak jauh tidak mengganggu jadwal Commuter Line . Sejauh ini dia mencatat keterlambatan perjalanan mampu ditekan hingga ke durasi 7 menit. “Kalau tahun lalu keterlambatan bisa mencapai 15 menit,” kata Fadhilla.

Menurut dia, menjelang Lebaran, Commuter Line masih sangat diminati. Hal ini dikarenakan mudahnya akses dan cepatnya waktu tempuh ke beberapa destinasi wisata seperti Ancol dan Kota Tua. Untuk mengantisipasi membeludaknya penumpang, KCJ telah memperketat keamanan hinggakeluarstasiun. Pengawasan barang bawaan penumpang dilakukan dengan mengerahkan anjing pelacak.

Untuk pengamanan di dalam stasiun, KCJ memperbanyak petugas jaga baik yang berseragam maupun yang berpakaian bebas. “Tujuannya tak lain untuk mencegah seperti kejadian di Kampung Melayu, Jakarta Timur,” ujarnya.

KCJ juga berupaya mengurai antrean penumpang dengan mengatur keluar masuk penumpang sekaligus fasilitas transaksi tiket elektronik. Tahun ini KCJ akan menyiapkan 186 unit vending machine dan 39 point of sales (POS) mobile dengan loket di 75 stasiun yang ada.

Menurut Vice President Corporate Communication PT KCJ Eva Chairunissa, khusus untuk POS mobile, KCJ telah menyiapkan di beberapa lokasi padat penumpang seperti Stasiun Bogor sebanyak 15 unit dan Stasiun Rangkasbitung 6 unit. “Satu lagi kami menyiapkan langsung tiket pergi-pulang. Selain itu kartu multitrip juga akan dijual di luar loket,” ucapnya.

Dia menambahkan bila merujuk dari tahun sebelumnya untuk Lebaran 2017 akan mengalami peningkatan sekira 10,7% dibandingkan pada 2016 yang mencapai 9.957.739 penumpang mulai H-7 hingga H+7.

(rzk)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini