"Sekarang ini kami buat sistem insentif yang agak berbeda antara KPP yang melakukan penerimaan pajak yang sangat besar dan risikonya dangat besar bagi APBN dengan yang sifatnya menengah," katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan melihat dengan teliti target dari KPP tersebut. Karena selama ini yang di lihat hanya total keseluruhan pencapaian pajak apakah 85% atau 90% saja. Namun, sekarang ini akan dilihat secara lebih detil.
"Semoga bisa berikan insentif lebih spesifik kepada seluruh pajak. Lebih adil, fair, dan di saat yabg sama berkaitan dengan kinerja yang mereka capai," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)